01 November 2019 22:00 WIB
Oleh : aba

Kesiapan PGSI DKI Jakarta Gelar Pra-PON Gulat Dipuji

Panpel gulat Pra-PON 2020 bekerja keras.

PENTAS babak kualifikasi gulat PON 2020 mulai dibuka, Sabtu (2/11) di GOR Jakarta Timur, Jl Otto Iskandar Dinata, pukul 13.00 WIB.

Setelah prosesi pembukaan, para pegulat di tiga kelas gaya grego putra dan satu kelas gaya bebas putri langsung bertarung, yakni kelas 60kg, 77kg dan 97kg gaya grego putra dan kelas 50kg gaya bebas putri. Pertarungan babak repechage hingga finak direncanakan mulai pukul 17.00 WIB.  

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI), Trimedya Panjaitan, akan membuka perhelatan sekaligus menyaksikan rangkaian laga final di empat kelas.

"Kami juga mengharapkan kehadiran Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi," ungkap Steven Setiabudi Musa, ketua Panpel Pra-PON 2020 yang juga ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta, Jumat (1/11/) malam di GOR Jakarta Timur.

Steven yang juga anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta mengaku mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun, Anies yang di masa remaja juga pernah menggeluti olahraga gulat, belum memastikan kehadirannya.

Pra-PON gulat mempertandingkan 18 kelas dari tiga gaya, yakni enam kelas gaya bebas dan enam kelas gaya grego putra, serta enam kelas gaya bebas putri. Selama empat hari persaingan masing-masing ditarungkan empat kelas.

Dari empat kelas yang ditandingkan Sabtu siang hingga malam, semua melibatkan pegulat DKI Jakarta selaku tuan rumah.

Di kelas 60kg gaya grego putra, Irfan Saputra yang menjadi andalan tuan rumah ditantang Kevin Joshua dari Lampung. Irfan berlaga sejak dari babak kualifikasi, bersama lima pegulat lainnya. Dari enam pegulat di babak kualifikasi tersebut hanya dua yang lolos ke babak 16 besar yang sudah ditempati 14 pegulat.

Di kelas 77 kg gaya grego, andalan DKI Jakarta Andika Sulaeman juga berlaga di babak penyisihan bersama 13 pegulat lain. Andika yang berada di grup atas pada laga pertama akan menghadapi Agung Satria dari Jambi. Unggulan utama kelas 77kg gaya grego ini adalah Supriono dari Jatim.

Di kelas 97kg gaya grego, hanya tiga pegulat yang langsung berada di perempat-final, sementara 10 lainnya berada di babak penyisihan, termasuk pegulat DKI Jakarta Andriansyah yang akan menghadapi Ditto Purnama dari Jateng.

Di kelas 50kg gaya bebas putri, hanya Annisa Safit dari Kaltim yang langsung masuk babak perempat final. Sebanyak 14 pegulat berlaga di penyisihan, termasuk Dwi Nur Anggraeni dari DKI Jakarta. Andalan tuan rumah ini akan menghadapi Mulyani dari Jambi.

"Semoga mereka bisa tampil lepas, enjoy saja," ujar Antoni Timbul Romulo, pelatih kepala tim gulat DKI Jakarta.

Sekitar 200 pegulat dari 21 pengprov PGSI mengikuti babak Pra-PON 2020 di GOR Jaktim ini. Peringkat pertama hingga empat lolos ke pertarungan sesungguhnya di Papua, September-Oktober 2020. Papua, sebagai tuan rumah, memperoleh wildcard.

Penyelenggaraan Pra PON gulat oleh Pengprov PGSI DKI Jakarta ini diapresiasi oleh seluruh pengurus daerah. Mereka memuji kesiapan dan kemampuan Pengprov PGSI DKI Jakarta menggelar event ini dalam waktu yang singkat.

Apresiasi dan pujian tersebut disampaikan dari acara pertemuan teknik yang dilangsungkan pagi hari dan silaturahmi Pengprov yang diadakan sore harinya.

Berita Terkait