31 October 2019 16:36 WIB
Oleh : aba

Jika Berprestasi Bagus di Pra-PON 2020, KONI DKI Janjikan Uji Coba para Pegulat ke Korsel

KETUA KONI DKI Jakarta, Jamhuron, meminta para pegulat tuan rumah bertanding dengan semangat tinggi dan mental prima di Pra-PON 2020 di GOR Jakarta Timur, 1-5 November.

Jamhuron juga berharap para DKI Jakarta menempati peringkat teratas di setiap kelas yang diikuti.

"Jadi tidak hanya lolos dari babak kualifikasi dan bertanding di Papua, tapi juga bagaimana dapat menempati peringkat terbaik di kelas dan gaya masing-masing," ungkap Jamhuron di depan 18 pegulat DKI Jakarta yang akan tampil di Pra PON 2020, Kamis (31/10) siang di Sekretariat KONI DKI Jakarta, kawasan Tanah Abang.

Jamhuron juga menegaskan kesiapan KONI Jaya memberangkatkan pegulat yang berpeluang merebut medali emas di PON XX/2020 untuk latihan dan try-out ke Korsel awal 2020. Ia juga menyebut kesiapannya memperjuangkan para pegulat berprestasi untuk menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sementara itu, Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa mengapresiasi apa yang disampaikan Jamhuron.

"Pengprov PGSI DKI Jakarta sangat berterima kasih atas perhatian luar biasa dari pimpinan KONI DKI Jakarta," ujar Steven Setiabudi Musa yang juga anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.

PGSI DKI Jakarta menurunkan 18 pegulat di Pra PON 2020 ini. Mereka terdiri atas 12 pegulat putra dan 12 putri. Ke-18 pegulat ditangani empat pelatih dan tiga ofisial.

Menurut keterangan manajer tim Rizal Joyakim Simanjuntak, para pegulat DKI Jakarta dipersiapkan secara serius sejak beberapa bulan lalu. Mereka menjalani try-out ke Surabaya dan Malang, pada 29 September hingga 1 Oktober.

"Saat ini mereka sudah siap tempur," kata Rizal yang didampingi asisten manajer Tubagus Adhi dan Mike Wangge.

Para pegulat pelatda DKI Jakarta sudah memperoleh peningkatan honorarium. Atlet level A dari semula antara Rp4 hinga Rp5 juta menjadi Rp8 juta. Atlet level B, dari Rp3,5 juta menjadi Rp5 juta. Pelatih, dari semula Rp6 juta menjadi Rp9 juta.

Tim Gulat DKI Jakarta
MANAJER: Rizal Joyakim Simanjuntak
Asisten Manajer: Tubagus Adhi, Mike Wangge
Pelatih: Antoni Timbul Romulo, Deddy Rukmana
Asisten Pelatih: Amirudin, Ronaldo Nanlohy
GAYA BEBAS PUTRA: Ardibel Silaban ((57kg), Erikson Tambunan (65kg), Rizky Darmawan (74kg), Rian Hendriz Saputra (86kg), Yehezkiel Hasiholan Pardede (97kg), Rudi Haryanto (125kg)
GAYA GREGO PUTRA: Irfan Saputra (60KG), Adiktia Rahman (67KG), Andika Sulaeman (77kg), Rudiansyah (87kg), Andriansyah (97kg), Nur Rusli (130kg)
GAYA BEBAS PUTRI: Dwi Nur Anggraeni (50kg), Siti Ajeng Sapitri (52kg), Siti Tania Zaira (57kg), Yusihana Pertiwi (62kg), TinTin Jupartini (68kg), Sindy Anzelia (76kg)

Berita Terkait