20 October 2019 20:17 WIB
Oleh : eko

Japfa International Chess 2019, GM Megaranto Unggul 4-2, WGM Medina Imbang 3-3

DUA pecatur unggulan Indonesia WGM Medina Warda Aulia dan GM Susanto Megaranto yang tengah dipersiapkan menghadapi SEA Games Manila 2019, mengaku mendapat pengalaman berharga dari Turnamen Catur Japfa International Chess 2019, yang berakhir Minggu (20/10).

Dalam turnamen yang memainkan nomor Blitz, Rapid, dan Blind itu GM Susanto Megaranto berhasil mengungguli GM Ruslan Serbakov dengan skor 4-2.

"Di nomor Blitz saya agak beruntung mampu unggul 2-0, sedangkan di nomor Rapid ketika memasuki babak kedua saya melakukan kesalahan ketika opening, " ujar Susanto Megaranto usai pertandingan di SCUA Bekasi. 

Dikatakan, berdasarkan evaluasi dari hasil laga ini, ia akan fokus di nomor Blitz dan Rapid pada SEA Games Manila nanti. 

"Peluang tetap ada. Meski saya harus bersaing ketat dengan pecatur Vietnam, Le Quang Liem dan Nguyen Ngoc Truong Son dan pecatur Filipina nanti, " tandas Susanto Megaranto. 

Sementara, pecatur putri WGM Medina Wardah Aulia mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan yang berlangsung imbang 3-3 melawan pecatur Mongolia, WGM Batchimeg Tuvshintugs. 

Namun, ia mengatakan harus segera mematangkan mentalnya ketika bermain di nomor Blitz. 

"Karena Blitz memainkan catur cepat. Saya kerap masih grogi. Ini yang harus segera saya perbaiki, " tandasnya. 

Senada juga dikemukakan Kabid Binpres Percasi, Kriatianus Liem yang menjadi Ketua Panpel turnamen ini mengatakan, bahwa mental para pecatur harus lebih matang lagi ketika tampil di Filipina nanti. 

"Masih ada satu lagi try-out jelang SEA Games   nanti. Para pecatur Pelatnas akan berangkat ke India untuk melakukan  laga persahabatan khusus di nomor Blitz, Rapid, dan Blind. Mudah-mudahan mental mereka semakin terasah, " tuturnya. 

Berbicara mengenai peluang para pecatur Indonesia di Manila nanti, Kriatianus Liem mengatakan, peluang meraih emas terbuka di bagian putri. Sedangkan, dibagian putra diharapkan Susanto Megaranto dan kawan-kawan mampu mencuri emas dari persaingan ketat menghadapi pecatur Vietnam dan Filipina.

Berita Terkait