15 October 2019 18:30 WIB
Oleh : eko

Para Lifter Berprestasi Diganjar Bonus Dari PB PABBSI

PENGURUS Besar Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) terus berusaha memacu semangat para lifter andalan mereka dalam menjaga kesinambungan dari prestasi angkat besi di level internasional.

Salah satunya dengan memberikan apresiasi kepada para lifter dan pelatih yang berhasil meraih medali dan memecahkan rekor pribadi di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2019 yang berlangsung di Pattaya, Thailand, 18-27 September lalu.

"Mereka baru menyelesaikan Kejuaraan Dunia di Pattaya dan alhamdulillah mereka berprestasi. Tidak hanya menghasilkan medali emas untuk yang putri,  tapi juga memecahkan rekor dunia. Kita memang tidak memberitahukan apresiasi ini sejak awal karena kita ingin mereka benar-benar berjuang untuk Merah Putih dulu. Hasilnya, kita juga memiliki pelapis-pelapis yang justru membuat kita mempunyai harapan yang tinggi," kata Ketua Umum PB PABBSI, Rosan Perkasa Roeslani, usai memberikan apresiasi untuk para atlet dan pelatih di mess Kwini Raya, Jakarta, Selasa, (15/10).

Rosan menambahkan bahwa saat ini PB PABBSI memiliki 17 penghuni pelapis. Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya merupakan para atlet pelapis, sisanya adalah para atlet senior. "Kita justru di luar kebiasaan. Kalau yang lain mungkin lebih banyak seniornya, baru atlet pelapis, tapi kebiasaan itu kita balik. Kita memang memiliki tradisi selalu menjaga kesinambungan dari prestasi angkat besi kita dan ini yang kita lakukan karena tidak ada yang instan dalam olahraga," ungkapnya.

Sebelumnya, Indonesia sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2019, lewat Lisa Setiawati di kelas 45 kg putri. Sementara medali perak diraih Eko Yuli Irawan dari kelas 61 kg putra. Selain medali, Indonesia juga sukses memecahkan rekor angkatan di kelas 49 kg putri, lewat Windy Cantika Aisah. Untuk para atlet, PB PABBSI menganjar mereka dengan bonus masing-masing senilai Rp25 juta. Windy mengaku senang dengan adanya apresiasi yang diberikan PB PABBSI.

"Saya bersyukur karena dengan apresiasi ini menunjukkan kalau PB PABBSI benar-benar sangat memperhatikan kita para atlet. Bahkan itu semua sudah dipersiapkan oleh PB PABBSI selama pelatnas. Tentu dengan adanya apresiasi ini, saya sebagai atlet junior menjadi lebih termotivasi lagu untuk mengejar target-target selanjutnya," kata Windi yang mulai mempersiapkan diri untuk membidik prestasi pada Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior 2019 di Korea Utara pada 19 Oktober mendatang.

Selain para lifter, PB PABBSI juga memberikan apresiasi kepada lima pelatih angkat besi, yakni Sri Indriyani, Dirja Wihardja, Jajang Supriyatna, Muhammad Rusli, Erwin Abdullah dengan bonus masing-masing senilai Rp5 juta. Setelah Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior 2019 di Korea Utara, selanjutnya PB PABBSI bakal mempersiapkan 10 lifter yang didaftarkan dalam entry by name pada ajang SEA Games 2019 di Filipina. Nantinya mereka akan menjalani Training Camp (TC) di Bali pada awal November mendatang. 

Berita Terkait