19 September 2019 10:47 WIB
Oleh : aba

Djarum Foundation akan Resmikan SMK Beauty & Spa di Kudus, Kamis (19/9)

JARUM Foundation tidak pernah berhenti terus membantu anak negeri menjadi lebih baik. Utamanya dalam bidang pendidikan. Salah satu kontribusi Djarum Foundation yang saat ini tengah dikembangkan adalah pembinaan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kudus.

Saat ini Djarum Foundation telah berhasil membina 16 SMK dengan 18 kompetensi keahlian di Kudus, salah satu SMK binaan Djarum Foundation adalah SMK PGRI 1 Kudus yang bergerak dibidang Beauty and Spa.

Di sekolah ini tersedia peralatan kulit, wajah dan rambut yang sangat modern. Bahkan sama dengan tempat salon terkemuka di kota-kota besar.

Banyaknya kebutuhan kecantikan dan terapis di bidang spa baik didalam mau pun di luar negeri mendorong Djarum Foundation bersama Mustika Ratu memulai inisiatif ini.

“Kami memilih SMK PGRI 1 Kudus karena jurusan ini tergolong unik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Djarum Foundation bersama Mustika Ratu yang merupakan payung besar yang membantu menyiapkan tenaga ahli di bidang perawatan kecantikan dan terapi spa dengan standar internasional,” ujar Primadi H. Serad, Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Menurut Primadi, langkah awal yang dapat dilakukan untuk memajukan jurusan Beauty and Spa di SMK PGRI 1 Kudus ini adalah memulainya dengan pengembangan dan penyelarasan kurikulum.

“Setelah persiapan teori yang cukup matang, nantinya para pelajar akan mendapatkan binaan langsung dari pelaku industri. Dalam hal ini guru sebagai ujung tombak pembelajaran untuk mendapatkan pelatihan khusus di berbagai bidang perawatan kecantikan dan terapi spa,” tambahnya.

Tidak berhenti sampai di situ, Djarum Foundation juga ikut memberikan tambahan fasilitas dengan standar internasional yang dapat digunakan para pelajar selama program pelatihan berlangsung.

“Kami memberikan beberapa fasilitas seperti beragam peralatan perawatan kecantikan dan terapi spa. Seperti alat makeup, facial hingga perlengkapan massage terbaik,” ujarnya.

Dengan fasilitas ini, para siswa akan mudah menyesuaikan diri ketika terjun ke industry kecantikan dan siap untuk bekerja. Saat ini tiga alumni SMK PGRI 1 Kudus sedang disiapkan untuk diberangkatkan ke Kanada pada salah satu gerai MRI diakhir tahun ini.

Karena itu, sebagai bentuk keseriusannya, Djarum Foundation siap menggelar peresmian di SMK PGRI 1 Kudus dengan mengusung tema Melestarikan Kecantikan Nusantara.

“Kami ingin masyarakat memiliki pemahaman tentang Kecantikan Nusantara yang tidak sebatas fisik, tapi juga dalam pengertian seluas-luasnya, baik menyangkut kecerdasan, ketrampilan, perilaku manusia Indonesia bahkan sampai ke kecantikan alamnya,” ungkap Primadi.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk, Putri Kus Wisnu Wardani menjelaskan bahwa, "PT Mustika Ratu Tbk sangat mendukung dan senang bekerjasama dengan pemerintah dan Djarum Foundation untuk bergandengan tangan membangun kompetensi guru dan siswa SMK PGRI 1 Kudus ini sebagai Beauty and Spa Academy yang handal dan menjadi kebanggaan di mana lulusannya adalah siswa-siswa yang siap bekerja dan bersaing dengan penghasilan yang lebih baik di era industri 4.0. ini."

Menurutnya, PT Mustika Ratu Tbk sebagai perusahaan lokal yang bergerak di bidang industry kosmetik dan jamu tradisional, telah dan akan terus mendukung SMK PGRI 1 Kudus dengan memberikan produk-produk berkualitas dan berbasis budaya untuk mendukung praktek muridmurid di sekolah ini.

Pihaknya, tambah Putri, telah memberikan bantuan tenaga ahli dalam pengembangan kurikulum tata kecantikan, serta pelatihan bagi guru-guru SMK PGRI 1 Kudus dengan menyesuaikan kondisi tuntutan industri terkini.

"Tidak hanya itu, kami pun berkomitmen untuk menyalurkan lulusan SMK PGRI 1 Kudus ke jaringan spa yang kami miliki di dalam maupun luar negeri," ungkap putri dari pendiri PT Mustika Ratu, BRA Mooryati Soedibyo.

Acara yang digelar pada 19 September 2019 ini akan diresmikan oleh Plt. Bupati Kudus, HM. Hartopo, ST, MM, MH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumeri, S.TP., M.Si., serta Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dr. Ir. M Bakrun, M. M.

Berita Terkait