17 September 2019 16:35 WIB
Oleh : aba

Tyson Fury Kena Sanksi Hingga November, Masih Ngotot Duel Lawan Wilder pada 22 Februari

TYSON Fury mengaku takkan bisa bertinju sedikitnya dua bulan setelah menang angka atas petinju Swedia, Otto Wallin, Sabtu pekan lalu. Luka serius pada bagian mata kanannya membuatnya harus istirahat cukup panjang.

Petinju kelas berat Mancunian (Manchester) ini beruntung duelnya tak dihentikan wasit menyusul luka di wajahnya yang mengucurkan banyak darah di ronde 3. Itu sebabnya ia secara terburu-buru dibawa ke rumah sakit untuk melihat kondisi lukanya setelah bertarung di MGM Grand Arena, Las Vegas. Di sana, ia disebutkan mendapatkan 47 jahitan.

Sesuai prosedur, Komisi Olahraga Nevada pun takkan memberi izin Fury naik ring lagi setidaknya sampai 30 Oktober dan kena sanksi hingga 14 November.

Semula, beredar kabar bahwa Fury akan segera melakukan rematch dengan juara kelas berat WBC Deontay Wilder setelah pertarungan pertama berakhir draw pada Desember 2018. Kabarnya, duel akan digelar 22 Februari 2022 di Las Vegas.

Namun, cedera yang dialami Fury membuat rencana pertarungan kemungkinan diundurkan.

Meski begitu, Fury sendiri mengaku siap melakoni duel itu. “Saya siap perang. Saya kira Cuma lebih dari 40 jahitan. Dengar, saya baik-baik saja. Ini tinju,” tandasnya.

“Dokter mengatakan itu luka luar dan tak butuh operasi mikro dan ia mengatakan jahitannya bagus,” kata Promotor Frank Warren pula.

“Sungguh ia akan baik-baik saja. Ada waktu 5 bulan sampai Februari dan akan kita lihat apa yang terjadi.”

“Ia butuh istirahat, bersantai bersama keluarga. Ia punya beberapa bulan untuk istirahat dan tiga bulan berikutnya untuk pertarungan.”

Berita Terkait