11 September 2019 17:06 WIB
Oleh : eko

302 Atlet Tampil di Yuzu Indonesia Masters 2019

YUZU Indonesia Masters yang merupakan bagian dari rangkaian turnamen BWF World Tour Super 100 segera digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok, Malang, Jawa Timur pada 1 – 6 Oktober.

Ajang yang masuk dalam Grade 2 level 6 dalam tur Dunia BWF ini termasuk tiga besar turmanen elit yang diselenggarakan di Tanah Air setelah Daihatsu Indonesia Masters dan Blibli Indonesia Open tahun ini.

 

Dalam turnamen ini, 302 pebulutangkis dari 15 negara akan mengikuti ajang YUZU Indonesia Masters, di antaranya Tiongkok, Jepang, Thailand, India dan masih banyak lagi. Dari Indonesia, pebulutangkis ganda putra andalan Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto akan unjuk gigi menjadi utusan Merah Putih. Banyaknya keikusertaan para pebulutangkis dunia di ajang ini tak lepas dari keinginan mereka untuk mengumpulkan poin jelang Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

 

Ketua Panitia Pelaksana YUZU Indonesia Masters 2019 Achmad Budiharto mengatakan turnamen ini menjadi momen penting memotivasi para pebulutangkis dalam meraih gelar juara. Selain itu, ajang ini juga berguna untuk mengasah dan meningkatkan jam terbang pebulutangkis muda di kancah internasional.

 

“Kami berharap YUZU Indonesia Master bisa berlangsung sukses karena turnamen ini akan digunakan sebagai salah satu turnamen untuk mengumpulkan poin jelang Olimpiade Tokyo 2020 dan tentunya turnamen ini akan menjadi kompetisi antarpebulutangkis muda dari berbagai negara. Mereka bisa menimba pengalaman bertanding di sini,” ujar Achmad Budiharto dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Glass House, Pacific Place, Jakarta pada Rabu (11/9).

 

Ketua Umum PP PBSI Wiranto menyebut meskipun berada di level super 100, YUZU Indonesia Master 2019 ini merupakan salah satu turnamen yang poinnya masuk ke dalam rangkaian HSBC BWF World Tour.

 

Dengan demikian, poin yang diraih pebulutangkis dalam Indonesia Masters akan diperhitungkan ke dalam rangkaian HSBC BWF World Tour Final yang akan berlangsung di Shanghai bulan Desember mendatang.

 

“Ini adalah kesempatan terbaik bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal, mempunyai daya juang yang tinggi dan dapat meraih prestasi yang maksimal di kejuaaran ini. Terima kasih kepada kota Malang yang sudah menjadi tuan rumah kejuaraan Yuzu Indonesia Masters 2019 ini. Semoga dari kota Malang, dapat lahir juara-juara dunia bulutangkis baru,” pesan Wiranto.

 

Berkaca dari kesuksesan Indonesia Masters di tahun sebelumnya yakni dua gelar yang dipersembahkan Ihsan Maulana Mustofa di nomor tunggal putra dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di nomor ganda campuran, tahun ini Indonesia diharapkan mengulang prestasi yang membanggakan negara.

 

Peluang terbesar Indonesia untuk meraih gelar juara ada di sektor ganda putra di mana pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Anggriawan/Haridanto menempati unggulan pertama dan kedua. Dengan posisi mereka sebagai unggulan pertama dan kedua, peluang mereka bertemu di final sangat terbuka lebar. Di sektor ganda putri, pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta berada di unggulan keempat dan di sektor ganda campuran, pasangan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati menempati unggulan kelima dan keenam. Kita tentu saja berharap penampilan pasangan muda ganda campuran Indonesia bisa maksimal di turnamen ini.

 

Sementara itu di sektor tunggal putra, Firman Abdul Kholik menempati unggulan ketiga dan Russeli Hartawan menempati unggulan kedua di sektor tunggal putri. Dengan penempatan unggulan seperti ini bukan tidak mungkin Firman & Russeli melaju ke partai puncak, apalagi mereka akan bertanding di hadapan publiknya sendiri.

 

 

Menanggapi Malang sebagai kota penyelenggara Indonesia Masters tahun ini, Walikota Malang H.Sutiaji mengatakan bahwa Kota Apel telah siap menyambut kedatangan para bulutangkis dunia untuk merebut gelar juara dan hadiah senilai miliaran rupiah.

 

”Selamat datang di Kota kebanggaan kami, Kota Malang, kami ucapkan kepada seluruh atlet, pelatih, official dari berbagai negara. Kami sudah mempersiapkan sebaik-baiknya, semoga selama enam hari nanti para atlet dapat bertanding dengan sportif dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Khususnya bagi para atlet-atlet Indonesia, terus berjuang mati-matian demi nama bangsa. Pantang menyerah dan tetap semangat,” kata H.Sutiaji.

 

Sementara itu, YUZU Isotonic sebagai sponsor utama dalam turnamen ini berharap YUZU Indonesia Masters bisa menjadi ajang yang meningkatkan kemampuan para pebulutangkis muda, sebelum nantinya berlaga di level senior. Hal ini merupakan komitmen YUZU Isotonic yang senantiasa mendukung kemajuan olahraga di Indonesia.

 

YUZU Isotonic adalah pendukung dan penyokong terselenggaranya turnamen YUZU Indonesia Masters 2019 ini. Sebagai minuman isotonik yang selalu memberi lebih, YUZU Isotonic mempunyai 7 ion utama yang lebih cepat menggantikan cairan tubuh yang hilang saat berolah raga, dan ekstrak buah yuzu yang menyegarkan. Kami menyemangati para atlet muda untuk pantang menyerah dalam memperjuangkan nama bangsa di dunia bulutangkis sampai kancah internasional. Mari meraih prestasi bersama YUZU Isotonic” ujar Head of Marketing YUZU, Ricky Tjitrahardja.

Berita Terkait