07 September 2019 05:29 WIB
Oleh : eko

Serena Akan Keluarkan Semua Amunisinya di Partai Final US Open

reuters

SERENA Williams akan mengeluarkan semua senjata yang dimilikinya ketika tampil di partai final pada Sabtu demi meraih rekor mahkota ketujuh US Open 2019, kata pelatihnya Patrick Mouratoglou kepada wartawan.

Petenis Amerika itu juga mencari gelar Grand Slam ke-24 yang menyamai rekor di finalnya yang sangat dinanti melawan remaja Kanada Bianca Andreescu, unggulan 15, setelah cedera memengaruhi penampilannya di beberapa turnamen tahun ini.

Pelatih lama berusia 37 tahun itu mengatakan Serena menghadapi jalan yang berliku setelah kelahiran putrinya pada 2017 lalu dengan berhasil menembus partai final di 2018 namun kalah oleh petenis Jepang Naomi Osaka..

"Tubuhnya berubah menjadi seorang ibu, Anda tidak kembali ke tubuh Anda sebelumnya, yang merupakan tubuh seorang atlet top profesional, dalam semalam. Butuh waktu, ungkap Mouratoglou.


"Jadi itu adalah tujuan pertama, untuk sepenuhnya dalam kondisi dan mampu tampil di level tertinggi secara fisik."

Williams mengklaim gelar Grand Slam terakhirnya di Australia Terbuka pada 2017, sebelum mengambil cuti hamil.

Dia kembali ke kompetisi di Perancis Terbuka tahun berikutnya, mencapai babak keempat sebelum menarik diri karena cedera, dan mencapai final di Wimbledon dan AS Terbuka.

Cedera tetap frustrasi dalam gambar, meskipun, dengan masalah punggung memaksanya untuk pensiun selama final Piala Rogers dan menarik diri dari Cincinnati, setelah dia kembali mencapai pameran Wimbledon di All England Club.

Williams juga memutar pergelangan kakinya selama kekalahan perempat final di Australia Terbuka.

"Dia terluka beberapa kali, terutama di bagian bawah tubuh, yang sangat menjengkelkan karena Anda tidak bisa melakukan apa pun, pada dasarnya," kata Mouratoglou.

"Kamu tidak bisa melakukan olahraga dan itu banyak menunda saat kamu akan bisa berkompetisi lagi."

Namun setelah mengalami berbagai cedera, Williams yang menjadi unggulan kedelapan mengatakan di seluruh AS Terbuka bahwa ia telah memeluk rutinitas latihan yang lebih intens dan menuntut.

"Saya merasa benar-benar punya waktu untuk berlatih," katanya setelah kemenangan semifinal atas unggulan kelima Elina Svitolina.

"Saya baru saja mengalami tahun yang sangat sulit dengan cedera, kebanyakan nasib buruk. Saya hanya perlu bebas cedera."

Mouratoglou mengatakan dia telah melakukan hal itu.

"Dua minggu sebelum Wimbledon, tepatnya 10 hari, (dia) akhirnya menyingkirkan masalah lututnya dan dia bisa berlari tanpa memikirkan lututnya," tambah Mouratoglou.

"Jadi sekarang sudah beberapa minggu berturut-turut, jadi kupikir kebugarannya naik dan naik."
 
 

Berita Terkait