22 August 2019 09:05 WIB
Oleh : eko

Pra-PON Biliar Diramaikan 215 Atlet

PELAKSANAAN Pra-PON biliar menuju PON 2020 yang digelar di Puslatnas POBSI di Gedung MNC College Jakarta secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, Rabu (21/8).

Ditandai dengan pemukulan gong dan pukulan pertama (break) yang dilakukan oleh Hary Tanoe pada pertandingan di divisi pool. Turut hadir Wakil Ketua Umum PB POBSI, Syafril Nasution, Sekjen Robby Suarly dan Ketua Panpel Pra-PON Biliar Achmad Fadil Nasution.

Ajang perebutan tiket lolos ke PON 2020 di Papua ini mempertandingkan empat divisi yaitu pool, snooker, billiards (english billiard) dan carom. Total ada 215 atlet (180 putra dan 35 putri) dari 28 provinsi di Indonesia yang ambil bagian. Mereka akan bersaing memperebutkan 82 slot dari total 108 kuota yang tersedia di cabang olahraga biliar pada PON di Papua 2020 yang akan datang.

Dalam sambutannya, Hary Tanoe menyambut baik gelaran Pra PON kali ini. Pria yang akrab disapa HT ini juga memberi wejangan kepada para atlet agar menumbuhkan dan memperkuat mental berkompetisi. 

"Saya sangat menyambut positif Pra PON kali ini. Saya ingin para atlet memiliki semangat berkompetisi. Olahraga kalau mau besar harus mandiri. Harus jadi industri. Dengan begitu, akan berkembang. Atletnya bisa jadi profesi,” kata HT.

“Ini sasarannya kami membangun biliar dari industri. Langkahnya adalah dengan menggalakan kompetisi di semua lapis usia dan ekspos media secara luas. Kalau tidak bisa menjadikannya sebagai industri, tidak akan maju. Ini kewjiban semua stakeholder,” ujarnya.

Antusias

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Pra PON Biliar, Achmad Fadil Nasution mengapresiasi antusiasme para pebiliar dari seluruh Indonesia untuk mengikuti ajang kualifikasi ini.

"Terimakasih kepada Pak Hary Tanoesoedibjo yang telah memberikan dukungan penuh penyelenggaraan Pra PON Biliar kali ini. Antusiasme atlet dari seluruh Indonesia untuk mengikuti Pra PON kali ini yang digelar di Puslatnas POBSI di Jakarta sungguh luar biasa. Total ada 215 atlet dari 28 provinsi yang ambil bagian," kata Achmad Fadil Nasution. 

Dijelaskan, ada 20 nomor di empat divisi yang dipertandingkan dalam Pra PON kali ini. Rinciannya, 10 nomor di divisi pool (tunggal dan ganda putra-putri), dua nomor di divisi snooker, empat nomor di divisi carom dan dua nomor di divisi english billiards.

"Mereka akan bersaing memperebutkan 82 dari total 108 kuota yang tersedia di cabang olahraga biliar pada PON 2020 di Papua. Yang berhak lolos ke PON 2020 untuk nomor tunggal hanya para peraih medali. Sementara untuk nomor ganda hanya juara saja yang lolos," papar Fadil.

Fadil menambahkan selain Pra PON, PB POBSI juga telah menetapkan Porwil Sumatera yang akan berlangsung pada awal November 2019 mendatang sebagai ajang kualiafikasi menuju PON 2020 Papua. 

"Selain melalui Pra PON, PB POBSI juga akan memanfaatkan Porwil Sumatera sebagai ajang kualifikasi menuju PON 2020. Lewat jalur Porwil Sumatera ada 26 kuota yang tersedia. Jadi total ada 108 kuota atlet di cabang olahraga biliar pada PON 2020 dengan memperebutkan 20 medali emas," pungkasnya.

Berita Terkait