21 August 2019 20:21 WIB
Oleh : eko

Iwan Bule-Cucu Sumantri Klaim Dapat 50 Dukungan Voters

BAKAL Calon Ketua Umum (Caketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, mengkalim bahwa dirinya sudah mendapatkan dukungan dari 50 lebih voters. Namun dirinya berharap dukungan tersebut tidak berubah hingga berlangsungnya Kongres pemilihan November mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pria berusia 57 tahun tersebut sudah terang-terangan akan maju ke bursa bakal caketum PSSI masa bakti 2020-2024. Dia juga sudah berkunjung ke beberapa daerah yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, dan Jakarta untuk memaparkan visi dan misi dihadapan pemilik suara guna mencari dukungan dari para pemilik suara di PSSI.

Alhasil, pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) tersebut mendapatkan lebih dari 50 dukungan. Akan tetapi, Iwan Bule masih risau dan berharap dukungan itu tak berubah hingga kongres digelar.

“Sudah ada 50 voters yang mendukung saya. Semoga tetap berkomitmen. Saya sudah menyampaikan ke mereka soal komitmen dan niat saya. Saya akan maksimalkan, saya ingin mengabdikan diri ke negara lewat sepak bola,” bilang Iwan Bule kepada wartawan dalam acara "ngobrol bola bareng Iwan Bule bersama peliput olahraga" di sebuah kafe, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019). Menurut Iwan, rincian dukungan itu terdiri dari klub-klub dan asosiasi provinsi. “Ada 23 klub, Asprov 20. Liga 2 sisanya banyak,” sambung dia.

Iwan Bule tentu punya janji-janji agar voters terpikat dengannya. Akan tetapi, dia menjabarkan kalau janji tersebut bukan soal jabatan, melainkan pembangunan. “Intinya soal kepastian liga, pembinaan. Itu saja. Itu yang saya komitmenkan kepada mereka,” pungkas dia.

Iwan Bule sendiri tak sendiri maju dalam pencalonan kursi panas PSSI. Dia menggandeng orang militer, yaitu Mayor Jenderal TNI Cucu Somantri, S.Sos sebagai bakal calon wakil ketum PSSI. Nama Iwan Bule masih sedikit asing di telinga para pencinta sepak bola Indonesia. Padahal, Iwan sudah terlibat di kompetisi sepak bola Indonesia. Ia pernah menjadi penasihat klub Persib Bandung pada 2009.

Selain itu, ia juga aktif sebagai pelindung di Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Barat. Sosok Iwan selama berkarier di kepolisian pun bisa dikatakan cemerlang. Iwan lebih banyak bertugas dalam bidang reserse kriminal. Sebelumnya, Iriawan juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi dan Pengamanan Polri.

Iwan pernah pula menjabat Kapolda Jawa Barat pada 2013 dan menjadi Kapolda Metro Jaya pada 2016. Namun, ia sempat dikaitkan dengan beberapa kasus besar, termasuk kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Sebelumnya, PSSI sendiri tengah mengalami masa-masa kekosongan jabatan lantaran Edy Rahmayadi meninggalkan posisinya sebagai ketua umum, Januari silam. Setelah Edy mundur, PSSI sempat ditangani Joko Driyono, namun Joko terlibat kasus perusakan garis polisi dan penghilangan barang bukti dugaan pengaturan skor yang membuatnya ditetapkan sebagai tersangka pada Maret. Guna mengisi kekosongan, saat ini Iwan Budianto berstatus sebagai Plt ketua Umum PSSI.

Berita Terkait