14 August 2019 20:47 WIB
Oleh : aba

Whittaker Siap Bergaya di Rusia, Meskipun akan Dicemooh Penonton

Ben Whittaker.

GEJOLAK politik yang menggerayangi pertinjuan Olimpiade nampaknya jadi dunia yang tak terjangkau bagi prospekan panas Inggris, Ben Whittaker. Ia hanya ingin fokus pada memenangkan medali tertinggi di Kejuaraan Dunia di Rusia, bulan depan.

Whitaker jadi salah satu dari 13 petinju yang disiapkan Inggris untuk tampil di Yekaterinburg. Kejuaraan itu takkan jadi babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 setelah IOC mencoret status AIBA sebagai penanggung jawab pertandingan tinju Olimpiade.

Para ofisial mungkin sedang garuk-garuk kepala memikirkan turnamen apa kira-kira yang nantinya jadi penentu seorang petinju boleh tampil di Tokyo 2020, tapi Whitaker, yang akan tampil di kelas berat ringan, tak ingin terlalu dipusingkan oleh persoalan itu. Ia bahkan siap menampilkan gayanya yang kerap menjengkelkan penonton.

“Saya punya kesempatan ketika penonton mencemooh lagak saya dan saya harapkan itu juga terjadi di Rusia. Jika penonton mencemooh saya, itu membuat saya makin berlagak,” kata Whittaker, 22 tahun, kepada PA.

“Saya suka menampilkan gaya mencolok, pamer, dan itu membuat saya kerap mendapat masalah dengan wasit. Seiring perjalanan usia, saya coba tampil lebih seimbang, tapi kadang saya kembali ke gaya saya.”

Sejak tampil di kelas 81kg Whittaker memenangkan sejumlah medali emas, namun ia cuma mendapatkan perak di Minsk melalui kekalahan yang mengejutkan dari petinju Azerbaijan, Loren Alfonso.

Kekalahan itu jadi pelajaran berharga bagi Whittaker. “Saya membutuhkan hal itu untuk mendapatkan penampilan sempurna di Tokyo,” katanya.

Sumber: sportmole.co.uk

Berita Terkait