12 August 2019 15:22 WIB
Oleh : eko

Gol Timnya Dianulir VAR, Kapten Wanderers Protes

thestar/REUTERS

KAPTEN Wolverhampton Wanderers, Conor Coady, telah mengkritik penyelnggara kompetisi setelah timnya memiliki gol yang dianulir oleh asisten video wasit (VAR) karena handball dalam hasil imbang 0-0 Liga Primer ketika berhadapan dengan Leicester City pada Minggu.

Gelandang Leander Dendoncker mencetak gol dari jarak dekat di awal babak kedua tetapi gol tersebut kemudian dianulir wasit setelah melihat VAR dengan alasan bola menyentuh lengan rekan setimnya Willy Boly sebelum Dendocker melakukan tembakan.

Coady mengatakan perubahan aturan baru membuat rumit dan ia meminta para pejabat kompetisi yang berwenang, lebih menggunaan banyak "akal sehat".

"Itu jelas gol," kata bek itu kepada media Inggris. "Orang-orang akan mengatakan bahwa merea melihat VAR dan itu mengenai tangan (Boly) tetapi ia tidak melihat bola. Kami harus bermain dengan tangan kami dipotong di masa depan."


International Football Association Board (IFAB), badan pembuat aturan permainan, mengatakan pada Maret bahwa bola yang menyentuh tangan dari penyerang dalam situasi mencetak gol tidak lagi dianggap sengaja.

Perubahan aturan secara efektif menghentikan situasi di mana tim penyerang mendapat manfaat dari sentuhan lengan atau tangan pemain saat membangun serangan.

Coady mengatakan perubahan itu akan menghasilkan lusinan situasi serupa di mana gol tidak dimainkan selama musim ini.

"Masalahnya, mereka mengatakan mereka telah mengklarifikasi situasi - itu tidak diklarifikasi," tambahnya. "Mereka telah membawa VAR untuk memperbaiki semua masalah itu, tetapi saya pikir itu sudah terlalu jauh dari sekarang.

"Tidak ada yang sengaja melakukan hal itu. Kami melakukan pertemuan dengan wasit pada awal musim dan mereka mengatakan akal sehat akan menang dalam situasi itu."
 
 

Berita Terkait