01 August 2019 11:28 WIB
Oleh : aba

Menpora Pun Optimis Gulat Indonesia Bisa Lebih Harumkan Nama Bangsa

MENPORA Imam Nahrawi menyambut baik langkah-langkah yang ditempuh Trimedya Panjaitan, Ketua Umum  Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh indonesia (PP PGSI), dalam mengembangkan dan memajukan prestasi olahraga gulat selama kepemimpinannya.

Hal itu diungkapkan Imam Nahrawi ketika menerima kunjungan Trimedya, Rabu (31/7) malam, di kediamannya di Widya Chandra, Jakarta Pusat.

"Termasuk penampilan para pegulat terbaik nasional di SEA Games Filipina nanti. Kalau pimpinan PP PGSI optimistis, tentunya tidak ada alasan kita juga untuk tidak optimistis," kata Menpora seusai pertemuan hampir dua jam itu.

Menurut rencana, menyambut SEA Games 2019 ini, PP PGSI akan menerjunkan sembilan dari 14 kelas yang dipertandingkan di SEA Games. PGSI memutuskan hanya menampilkan atlet di kelas-kelas yang diperhitungkan bisa bersaing dalam perebutan medali.

"Persaingan merebut medali tentunya berat, tetapi kita percaya dengan motivasi dan semangat juang luar biasa, para pegulat terbaik kita akan berjuang keras untuk mengharumkan nama bangsa dan negara," ujar Trimedya, didampingi Sekjen Mohammad Amir, Kabid Binpres Gusti Randa, Wakabid Sarpras Yahya Madjid, Wakabid Organisasi Diarson Lubis, dan Wakil Bendahara Rusmiati.

Sehubungan dengan rencana pengiriman pegulat ke SEA Games 2019 ini, PGSI akan mulai melakukan pemanggilan untuk mengikuti tes fisik, 13 Agustus.

Mereka adalah Hasan Sidik (Jatim/60 kg), Arief Suro Dinoyo (Kaltim/63 kg), M.Aliansyah (Jatim/72 kg), Supriono (Jatim/77 kg), Zainal Abidin (Kaltim/57 kg), Hamka (Kaltim/65 kg), Shintia Eka Arfendia (Jatim/50 kg), Mutiara Ayuningtyas (Jatim/55 kg), Dewi Atiya (Jabar/62 kg).

"Setelah mengikuti tes fisik, mereka akan kami kembalikan ke daerahnya masing-masing," ungkap Gusti Randa.

Pemanggilan ke Pelatnas akan dilakukan menyusul hasil tes fisik.

Trimedya juga menyampaikan rencana pergelaran gulat Pra-PON, 30 Oktober-3 November 2019 di GOR Bulungan, Jaksel. "Kami memberikan kepercayaan kepada Pengprov PGSI DKI Jakarta sebagai pelaksana event Par-PON," kata Trimedya.

Trimedya, yang pada Pileg 2019 ini kembali terpilih sebagai anggota DPR untuk kali keempat, pada kesempatan itu juga mengapresiasi pernyataan Menpora yang mendukung pengembangan olahraga gulat.

Apalagi, Imam juga membeberkan bahwa ada dana-dana yang dialokasikan untuk kursus-kursus pelatih, termasuk wasit.

Berita Terkait