15 July 2019 09:55 WIB
Oleh : eko

Pelatih Aljazair Bangga Kualitas Pelatih Lokal di Piala Afrika Tak Kalah Hebat

PELATIH Aljazair Djamel Belmadi berharap bahwa final Piala Afrika Jumat depan melawan Senegal akan menjadi acuan bagi  banyak negara untuk menaruh kepercayaan mereka pada  pelatih lokal.


Kedua tim dipimpin oleh pelatih lokal diantaranya, mantan pemain nasional Aljazair Belmadi yang bertanggung jawab atas tim berjuluk Gurun Rubah dan Senegal di bawah kepemimpinan Aliou Cisse, yang pernah bermain untuk tim berjuluk Lions of Teranga ketika mereka terakhir mencapai final pada 2002.


"Ini adalah pesan hebat yang kami kirimkan kepada mereka yang bertanggung jawab untuk sepak bola di semua negara di Afrika, itu luar biasa," kata Belmadi kepada wartawan setelah timnya mengalahkan Nigeria 2-1 dengan tendangan bebas waktu penghentian oleh Riyad Mahrez pada hari Minggu.

"Saya sudah kenal Cisse sejak lama, kami dulu bermain melawan satu sama lain ketika kami berdua di Prancis. Satu-satunya perbedaan di antara kami adalah bahwa ia sudah bersama timnya selama empat tahun dan saya sudah di sini baru pertama kali.

"Memainkan final ini melawan Senegal, melawan teman saya, sungguh menakjubkan. Saya harap para pembuat keputusan dapat lebih memikirkan hal ini dan menaruh kepercayaan pada pelatih muda kami."

Mengenai pertandingan itu sendiri, Belmadi mengatakan timnya seharusnya mencetak lebih dari satu gol di babak pertama tetapi tak mampu memanfaatkan beberapa peluang.

"Kami tahu itu akan menjadi pertandingan yang sulit karena kualitas lawan kami," katanya.

"Para pemain memainkan babak pertama yang luar biasa dan kami bisa mencetak lebih banyak gol. Kemudian di babak kedua, saya pikir kami mengalami saat yang sulit selama sekitar 15 menit, ketika kami berada di bawah tekanan.

"Kami bermain terlalu dalam, kami tidak cukup menekan lawan," katanya.

Tetapi setelah Nigeria menyamakan kedudukan dari penalti yang diberikan setelah tinjauan panjang VAR, Belmadi mengatakan para pemainnya pulih dengan baik.

"Saya pikir para pemain menunjukkan sikap dan kekuatan mental yang hebat, kembali pada akhirnya," tambahnya.

"Kami memiliki beberapa situasi yang bisa menghasilkan gol lain jika kami bermain dengan lebih akurat, maka tendangan bebas ini tiba dan, dengan kualitas pemain seperti Mahrez, ini adalah peluang mencetak gol," katanya.

Berita Terkait