12 July 2019 20:49 WIB
Oleh : aba

Ryota Murata Hancurkan Rob Brant, Pertahankan Gelar WBA

Rob Brant terkapar.

RYOTA Murata, peraih emas Olimpiade London 2012, merebut kembali gelar kelas menengah [72,57kg] WBA melalui kemenangan TKO ronde 2 atas Rob Brant dalam rematch si Edion Arena, Osaka, Jepang, Jumat (12/7).

Pada duel pertama, Oktober 2018 di Las Vegas, Murata kalah angka dan kehilangan gelarnya.

Brant tampil dominan di ronde 1, namun duel segera memanas dan nampak kedua petinju menginginkan pertarungan berakhir cepat.



Di ronde 2, Murata segera mengendalikan pertarungan. Ia menjatuhkan Brant dan di pertengahan ronde tak memberi ampun bagi Brant untuk bangkit dengan memobardir pukulan sementara Brant bersandar di tali ring.

Duel berakhir di menit 2:34 ronde 2.

“Saya naik ring dengan gambaran ia akan sulit dijatuhkan, jadi saya kira ini semacam keberuntungan,” kata Murata.

Pada duel pendamping, Ken Shiro yang di Jepang lebih dikenal dengan nama Ken Teraji (16-0, 9 KO) sukses mempertahankan gelar kelas layang ringan [48,99kg] WBC melalui taktik hit and run dan menang TKO ronde 4 atas petinju Filipina Jonathan Taconing (28-4-1, 22 KO).

Shiro, petinju baby-face dan punya pergerakan serta pukulan cepat berusia 27, mampu meredam pukulan Taconing yang terkenal keras.

Pada duel lainnya, Joe Noynay (18-2-1, 7 KO), petinju kelas bulu super [58,97kg] asal Filipina, mempermalukan petinju tuan rumah Jepang, Satoshi Shimizu. Noynay menjatuhkan Shimizu dua kali di ronde 1. Di ronde 6 menit 2:18, Shimizu akhirnya menyerah dan dinyatakan kalah TKO.

Dengan kemenangan itu, Noynay mempertahankan gelarnya di WBO Asia Pacific.

Penampilan Shimizu (8-1, 8 KO), peraih perunggu Olimpiade 2012, mengecewakan penonton. Diharapkan bisa memenangkan duel sebagai langkah menuju ke perebutan gelar dunia, namun Noynay ternyata teramat perkasa. Di ronde 6, diduga karena bermasalah dengan pandangan matanya, Shimizu berhenti bertarung membuat public Jepang terkejut.

Berita Terkait