• Rabu, 30 November 2022

Waduh, Tinju Terancam Tak Dipertandingkan di Olimpiade 2028, Apa Sebabnya?

- Selasa, 27 September 2022 | 10:38 WIB
Umar Kremlev, Presiden IBA. (BoxingScene.com)
Umar Kremlev, Presiden IBA. (BoxingScene.com)


NASIB cabang olahraga tinju di Olimpiade sangat dipertaruhkan dan terancam tak dipertandingkan di Olimpiade 2028 sesuai statemen Komite Olimpiade International atau IOC.

Cabang olahraga tinju menjadi salah satu olahraga tertua yang dipertandingkan di Olimpiade karena digelar sejak Olimpiade 1904. Bintang-bintang terkini yang lahir dari Olimpiade antara lain Anthony Joshua, Oleksandr Usyk, Wladimir Klitschko, Oscar De La Hoya. Di era sebelumnya ada Joe Frazier, George Foreman, dan Muhammad Ali.

Isu ketidakberesan berembus dari IBA (dulu AIBA) pada 2017, ketika Presiden IBA CK Wu dikenakan sanksi sebelum copot jabatan.

“Ada isu tata kelola, terkait ketidaktranparanan masalah keuangan, masih ada pertanyaan soal hakim, wasit, dan antidoping,” kata Presiden IOC Thomas Bach.

Isu itu membuat IOC mengambil alih sepenuhnya penyelenggaraan pertandingan tinju Olimpiade Tokyo 2020.

Tahun lalu, 2021, seorang pengacara asal Kanada, Prof Richard McLaren melaporkan bahwa ada temuan baru tentang manipulasi yang terjadi pada Olimpiade 2016. Laporan itu menguatkan langkah IOC mengenai pengambilalihan penyelenggaran tinju bukan oleh IBA.

Temuan itu membuat IOC kembali melarang IBA terlibat dalam babak kualifikasi hingga penyelenggaraan pertandingan tinju di Olimpiade Paris 2024.

Situasi itu tentunya memperburuk nasib pertandingan tinju di Olimpiade. Mengerikannya jika tinju sampai dihapuskan IOC dari Olimpiade 2028 jika IBA tidak melakukan langkah-langkah cepat.

Apalagi, Umar Kremlev kembali ditunjuk sebagai Presiden IBA dalam Kongres Luar Biasa di Yerevan, Armenia, Senin (26/9), setelah mayoritas peserta menolak adanya pemilihan presiden baru IBA.

“Kami sangat kecewa dengan keputusan IOC yang mencabut hak IBA untuk menjalankan kualifikasi dan pertandingan tinju di Paris 2024. Selama 22 bulan terakhir, kami mencapai kemajuan yang kuat dalam tata kelola, keuangan dan perwasitan dan penjurian, yang semuanya tidak diambil. menjadi pertimbangan [dengan keputusan IOC],” kata Umar Kremlev setelah terpilih lagi sebagai Presiden IBA.***

Halaman:

Editor: Aba Mardjani

Tags

Terkini

Ini Dia Calon Lawan Canelo Alvarez di Cinco de Mayo 2023

Minggu, 27 November 2022 | 09:56 WIB

Jika Jadi Juara WBC, Regis Prograis Yakin Bakal Nangis

Sabtu, 26 November 2022 | 22:40 WIB
X