• Rabu, 8 Februari 2023

Kata Presiden WBC, Devin Haney Calon Terbaik dalam Sejarah Tinju, Ini Alasannya

- Jumat, 24 Juni 2022 | 06:33 WIB
Devin Haney, undisputed termuda.
Devin Haney, undisputed termuda.

Ryan Garcia juga menyebut duel Haney vs Kambosos sebagai salah satu duel paling membosankan.

Devin Haney (kanan) vs George Kambosos Jr.

 “Ia punya nyali untuk membuktikan siapa dirinya. Ia jadi juara WBC sejak dari awal, melalui semua proses –youth champion, juara North American, juara International, juara Silver, juara Interim, juara dunia, dan sekarang undisputed di semua badan tinju.”

“Saya berkali-kali bicara dengannya dan ayahnya. Saya bilang, ‘tenang’. Percaya saja pada diri sendiri. Waktu yang akan membuktikan. Dan sekarang sudah terbukti.”

Apapun kata orang, Mauricio Sulaiman yakin, Devin Haney akan menjadi salah satu petinju terbaik dalam sejarah tinju.

Baca Juga: Nah! George Kambosos Jr Aktifkan Klausul Rematch, Apa Katanya?

“Ia masih muda [23 tahun], kita semua harus sabar. Berikan ia waktu untuk berkembang. Apa yang sudah ia lakukan sudah sangat, sangat bagus. Lihat saja lawan-lawan yang sudah ia kalahkan.”

“Ada [Jorge] Linares, Kambosos –yang notabene sebelumnya menang atas Teofimo Lopez, petinju yang sebelumnya juga mengalahkan Vasyl Lomachenko. Jadi, ia juara yang hebat dalam proses pencetakan legasi-nya.”

“Ia memiliki potensi luar biasa untuk menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah tinju,” tegas Sulaiman.

Kronologi gelar-gelar Devin Haney:
4 Mar 2017
– juara kelas ringan WBC Youth, menang TKO ronde 4 atas Maximino Toala di Tijuana, Meksiko;
11 Mei 2018 – rebur gelar lowong kelas ringan IBF-USBA, menang TKO ronde 9 atas Mason Menard di Pennsylvania;
28 Sep 2018 – rebut gelar lowong IBF North American kelas ringan, menang angka atas Juan Carlos Burgos di Temecula, California;
11 Jan 2019 – rebut gelar lowong WBC International dan WBO Intercontinental, menang angka atas Xolisani Ndongeni di Louisiana;
25 Mei 2019 – rebut gelar lowong WBA International kelas ringan, menang KO ronde 7 atas Antonio Moran di Oxon Hill, Maryland;
13 Sep 2019 – rebut gelar lowong kelas ringan WBC interim, menang TKO ronde 4 atas Zaur Abdullaev;
12 Des 2019 – status Devin Haney dinaikkan jadi juara penuh setelah Vasyl Lomachenko diangkat statusnya sebagai Franchise Champion.
5 Jun 2022 – menang angka atas George Kambosos Jr, Pertahankan gelar WBC dan rebut gelar kelas ringan WBA super, IBF, dan WBO serta The Ring.

Halaman:

Editor: Aba Mardjani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gabung dengan RIZIN, Ini Calon Lawan Manny Pacquiao

Sabtu, 4 Februari 2023 | 06:17 WIB
X