• Minggu, 3 Juli 2022

Duh! Komunitas Gulat Inginkan Pemimpin Baru

- Jumat, 27 Mei 2022 | 17:40 WIB
Dok Kempalan
Dok Kempalan



Diam-diam insan gulat nasional mulai gerah dengan kondisi kepengurusan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Pusat pimpinan Trimedya Panjaitan.

Pengurus Provinsi (Pengprov) yang merupakan pemilik suara (voters) sudah tidak sabar lagi mencari Ketum Umum PB.PGSI yang baru.
Pasalnya mereka menilai selama induk organisasi gulat nasional dipimpin oleh politisi PDIP itu tidak ada prestasi yang membanggakan.

Sederet kegagalan menghiasi kepengurusan PGSI periode 2018-2022 itu. Mulai dari tanpa medali di Asian Games 2018 Jakarta- Palembang, absen di SEA Games 2019 Filipina hingga gagal memenuhi target medali emas di SEA Games ke-31 Hanoi Vietnam.

Romulus Sihombing, salah satu pengurus teras PGSI DKI Jakarta menyebutkan bahwa tidak ada pilihan lain bagi insan gulat Indonesia kecuali harus ada perubahan besar pada tataran kepengurusan organisasi PGSI Pusat.
Itu artinya PGSI haru s mencari Ketum Umum baru yang punya kemauan dan kemampuan membangun kembali prestasi gulat Indonesia lebih baik.

"Saya kira rekan-rekan Pengprov di daerah harus berani menyuarakan kondisi gulat nasional yang makin nggak keruan sejak dipimpin Trimedya Panjaitan. Kondisi buruk ini tidak bisa didiamkan, kasihan potensi atlet gulat kita yang begitu besar, tidak bisa berkembang hanya karena ketidak becusan PGSI Pusat,"kata Romulus.

Romulus yang kini aktif sebagai pelatih di Pusar Pembinaan Olahraga Pendidikan (PPOP) SKO Ragunan itu juga mengajak Pengprov di daerah mencarikan seorang Ketua Umum yang benar-benar membina bukan.malah membinasakan gulat.

Ia kemudian menyebutkan daerah-daerah yang selama ini getol membina gulat seperti Kaltim, Kalsel dan Jabar jangan diam.

Oleh karena itu, lanjut Romulus, gerakan perubahan total itu di tingkat kepengurusan PGSI Pusat wajib dilakukan.

"Karena kalau tidak, pembinaan gulat tidak jalan, tidak ada program pelatihan untuk pelatih dan wasit serta tidak ada nya kejuaraan-kejuaraan (meski dua tahun Pandemi) dijadikan alasan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PGSI Aceh, Rafal Muhammad.
Menurut Rafal, siapapun yang menjadi Ketua Umum baru PGSI untuk empat tahun ke depan harus punya visi dan misi yang jelas.

Halaman:

Editor: Eko Yulianto

Tags

Terkini

Duh! Komunitas Gulat Inginkan Pemimpin Baru

Jumat, 27 Mei 2022 | 17:40 WIB

Tim Karate Indonesia Tampil di SEAKF Kamboja 2022

Minggu, 20 Maret 2022 | 21:04 WIB

PTUN Tolak Gugatan Ferkushi Versi Krisna Bayu

Jumat, 28 Januari 2022 | 09:20 WIB

Luar Biasa, Pesumo Terunofuji Haruo Cetak Rekor Sempurna

Minggu, 28 November 2021 | 22:03 WIB

Pengprov PGSI DKI Segera Gelar Raker 

Kamis, 30 September 2021 | 10:45 WIB

Forki Bogor Siapkan 15 Karateka Ikuti BK Porprov

Rabu, 8 September 2021 | 14:12 WIB
X