• Minggu, 3 Juli 2022

Forki Bogor Siapkan 15 Karateka Ikuti BK Porprov

eko
- Rabu, 8 September 2021 | 14:12 WIB

FEDERASI Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Bogor, menyiapkan 15 karateka untuk ambil bagian dalam Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2021, yang bakal digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Gotong Royong, Kabupaten Subang, pada 23 hingga 26 November 2021 mendatang.

Hal itu ditegaskan, Ketua Umum Forki Kota Bogor, Syafril Tanjung, Senin (6/9/2021). “Kami sudah mempersiapkan 15 atlet. Bahkan saat ini semua karateka tersebut tengah fokus menjalani program latihan khusus bersama tim pelatih, sebelum bertanding pada BK Porprov 2021 nanti di Kabupaten Subang,” ujarnya.

Pria pemegang Sabuk Hitam DAN V ini menjelaskan, jika ke 15 karatekan yang akan diturunkan pada BK Porprov 2021, di antaranya Hazel Ramadhan kategoi Kata Perorangan (putra), Ahmad Daffa Erlangga kategori Kata Beregu (putra), Adam Syawalisani kategori Kata Beregu (putra), M Akbar Rafliansyah kategori Kata Beregu (putra), Putri Nur Alifia Hermawan kategori Kata Perorangan (putri), Ricky kategori Kumite -55 kilogram (putra), Recky Samudra kategori Kumite -60 kilogram (putra), Berlid Depondoe kategori Kumite -67 kilogram (putra).

Selain itu, tambah Syafril Tanjung, Timothy Octo Roberto Karly kategori Kumite -75 kilogram (putra), Huggies Yustisio kategori Kumite -84 kilogram (putra), Dimas Raka Prasetya kategoti Kumite +84 kilogram (putra), Delima Ramdani kategori Kumite -50 kilogram (putri), Widhy Noer Aziza kategori Kumite -55 kilogram (putri), Bella Aprilia kategori Kumite -61 kilogram (putri), Aida Syafa Kamila kategori Kumite -68 kilogram (putri).

“Target kami ingin meloloskan atlet sebanyak-banyaknya dari BK Porprov. Jadi kesiapan atlet disisa waktu tiga bulan sebelum kedepan terus dimatangkan oleh tim pelatih,” tegasnya.

Lebih lanjut Syafril menambahkan, selain fokus latihan, Pengcab Forki juga akan melalukan Try In, ataupun Try Out terhadap semua atlet. Yang mana, tujuannya untuk melihat perkembangan dari masing-masing atlet. Jadi kalaupun ada kekurangan atlet dari hasil Try In dan Try Out, tim pelatih tinggal mengevaluasi kelemahan atlet disisa waktu sebelum pelaksanaan BK Porprov 2021 digelar.

“Yang pasti kita tidak hanya fokus latihan saja, karena untuk menguji kemampuan atlet kita juga butuh yang namanya Try In, dan Try Out, agar kita tahu kelemahan dari masing-masing atlet yang akan kita turunkan pada BK Porprov 2021. Jadi kalau ada kekurangan, kita tinggal mengevaluasi kelemahan atlet untuk lebih baik,” pungkasnya. 

Editor: eko

Terkini

Duh! Komunitas Gulat Inginkan Pemimpin Baru

Jumat, 27 Mei 2022 | 17:40 WIB

Tim Karate Indonesia Tampil di SEAKF Kamboja 2022

Minggu, 20 Maret 2022 | 21:04 WIB

PTUN Tolak Gugatan Ferkushi Versi Krisna Bayu

Jumat, 28 Januari 2022 | 09:20 WIB

Luar Biasa, Pesumo Terunofuji Haruo Cetak Rekor Sempurna

Minggu, 28 November 2021 | 22:03 WIB

Pengprov PGSI DKI Segera Gelar Raker 

Kamis, 30 September 2021 | 10:45 WIB

Forki Bogor Siapkan 15 Karateka Ikuti BK Porprov

Rabu, 8 September 2021 | 14:12 WIB
X