13 March 2014 16:41 WIB
Oleh : daw

Persib 1986: Tekuk Malaysia, Boyong Piala Hassanal Bolkiah

[caption id="attachment_62715" align="alignleft" width="266"] Kapten tim Adjat Sudradjat memboyong Piala Hassanal Bolkiah ke Bandung. @ Lintasan Sejarah Persib[/caption] SEBAGAI juara Kompetisi Divisi Utama Perserikatan 1986, Persib dipercaya PSSI mewakil Indonesia ke Pesta Sukan Brunei Darussalam 1986. Oleh PSSI, Persib dibebani target lolos ke final. Meskipun begitu, Ketua Umum Persib Ateng Wahyudi tidak memberikan target apapun. Kalaupun ada, hanyalah sebatas harapan Gubernur Jawa Barat Yogie S Memet yang melepas keberangkatan Robby Darwis dan kawan-kawan ke Brunei Darussalam. "Bismillah, sing meunang," cetus Yogie seperti dikutip Pikiran Rakyat, 15 Juli 1986. Masih ditangani pelatih Nandar Iskandar yang dibantu dua asistennya, Max Timisela dan Indra M Tohir, Persib bertolak ke Brunei Darussalam. Ini adalah lawatan ke luar negeri keempat bagi Persib setelah Aga Khan Gold Cup 1962, Kings Cup, dan Queens Cup 1978. Ke Brunei Darussalam, Nandar memboyong 18 dari 23 pemain yang diseleksi ulang. Mereka adalah Sobur, Boyke Adam (kiper); Ade Mulyono, Adjat Sudradjat, Bambang Sukowiyono, Dede Iskandar, Dede Rosadi, Djadjang Nurdjaman, Herry Kiswanto,  Iwan Sunarya, Robby Darwis, Sardjono, Suhendar, Suryamin, Ujang Mulyana, Uut Kuswendi, Yana Rodiana, dan Yusuf Bachtiar. Khusus untuk Herry Kiswanto (Krama Yudha Tiga Berlian) dan Yusuf Bachtiar (Perkesa 78 Sidoarjo) merupakan pemain pinjaman lantaran Persib kehilangan kaptennya, Adeng Hudaya yang mengikuti pemusatan latihan Timnas ke Brasil. Herkis--sapaan Herry Kiswanto-- pernah memperkuat Persib pada tahun 1978 dan Yusuf di tahun 1980. Di Brunei Darussalam, Persib kembali unjuk gigi. Di babak penyisihan, Persib menghantam Timnas Filipina 4-0 dan tuan rumah 2-1 untuk lolos ke semifinal menghadapi Singapura. Persib lolos ke partai puncak setelah menyingkirkan Singapura 4-2 lewat drama adu penalti. Dalam waktu normal dan perpanjangan waktu, Persib dan Singapura bermain imbang tanpa gol. Di partai puncak, Persib akan menantang Timnas Malaysia di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah Bandar Seri Begawan, 27 Juli 1986. Secara mengejutkan, Persib sukses menaklukkan Harimau Malaya 1-0 lewat gol tunggal Yusuf Bachtiar pada menit 47. Pada partai puncak, Nandar menurunkan formasi Sobur, Suryamin, Herry Kiswanto, Dede Iskandar, Bambang Sukowiyono, Robby Darwis, Uut Kuswendi/Suhendar, Yusuf Bachtiar, Adjat Sudradjat (c), Iwan Sunarya, dan Djadjang Nurdjaman. Atas kemenangan itu, Persib pun menggondol Piala Hassanal Bolkiah, satu-satunya trofi juara internasional Persib hingga saat ini.

Berita Terkait