14 October 2013 22:32 WIB
Oleh : daw

WGM Elisabeth Paehtz Patok 3 Besar

WGM Elisabeth Paehtz menjadi satu-satunya pecatur Jerman yang bermain di Indonesia Open Chess Championship (IOCC) 2013. Namun langkah pecatur berusia 28 tahun ini belum terlalu mulus. Peringkat 32 Kejuaraan Catur Eropa Putri 2013 Beograd, Serbia itu menyadari  IOCC adalah turnamen yang ketat dan dia sedang tak dalam performa yang baik. Meski begitu, perempuan ramah ini tetap memiliki target tinggi di IOCC. “Turnamen ini memang cukup berat. Kami harus bermain dua babak dalam satu hari. Di Eropa tak biasa bermain dua babak sehari. Biasanya turnamen open hanya 9 babak saja. Saya mengerti mengapa penyelenggara melakukan hal ini. Mereka mengharapkan pemain muda bisa mendapatkan norma, hal itu sangat masuk akal. Hanya saja mungkin bisa diakali dengan membuat turnamen ini lebih panjang. Yang pasti, bermain dua babak sehari bukanlah masalah buat saya,” kata pecatur kelahiran Erfurt, Jerman, 8 Januari 1985 ini. Di ajang IOCC kali ini Elizabeth memancang target 3 besar.” Saya ingin berada di tiga besar wanita,” kata dia. Elizabeth menuturkan, ia berkenalan dengan catur melalui ayahnya yang juga seorang Grandmaster (GM), GM Thomas Paehtz. “Saya beruntung karena keturunan pecatur. Ayah yang mengajar saya sehingga saya tak memerlukan pelatih. Sekarang ayah sudah tak melatih saya lagi. Dia melatih orang lain dan sekarang saya juga melatih orang lain,” pungkasnya.      

Berita Terkait