24 February 2014 21:03 WIB
Oleh : daw

Syamsu Rizal Ketua Umum PGPI Baru

SYAMSU Rizal terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Golf Profesional Indonesia atau Professional Golf Assosiation (PGA) Indonesia periode 2014-2018 dalam Munas di Gedung Serbaguna Senayan Jakarta, Senin (24/2). Mantan pegolf yang kini menekuni karier sebagai kontraktor dan konsultan tata ruang itu mengungguli Johannes Dharmawan dalam proses pemilihan yang hanya diikuti dua kandidat. Setelah perhitungan kertas suara, Syamsu mendapatkan total 209 suara, unggul 33 dukungan atas Dharmawan yang mendapat 176 suara dengan dua suara abstain. Dengan demikian, Syamsu secara resmi menjadi nakhoda golf profesional Indonesia. Proses perhitungan sempat tegang karena jumlah kertas suara yang masuk sebanyak 385, lebih banyak dari daftar hadir 373. Namun, pimpinan sidang tetap memutuskan Syamsu sebagai pemenang karena kemungkinan terjadi kesalahan dalam absensi. Selain itu, selisih suara antarkedua calon terbilang jauh. Kemenangan Syamsu memang tidak lepas dari dukungan para pegolf senior yang juga menjadi pelatih. Tuntutan kesejahteraan bagi para anggota dan transparansi organisasi mengemuka dari kelompok ini, dan disambut oleh visi dan misi yang dilontarkan Syamsu. “Terima kasih atas dukungan teman-teman karena sudah memercayai saya. Mari kita sama-sama membangun golf pro Indonesia menjadi lebih baik. Saya akan berusaha mengemban amanat dan menampung aspirasi anggota. Saya juga akan merangkul semua anggota dan meneruskan program kepengurusan sebelumnya yang sudah bagus,” kata Syamsu usai terpilih. Sebelumnya, Rizal menegaskan bahwa pihaknya akan mempertahankan 14 event dan 4-6 event cadangan yang sudah masuk kalender tahunan PGA Indonesia dan tidak akan mengubahnya karena hal itu merupakan kontrak dengan organisasi. Ia bahkan ingin menambah event menjadi lebih banyak agar para pegolf profesional memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkompetisi dan mengasah diri. Terkait pendanaan, Rizal memiliki visi membentuk kemitraan dengan lembaga berbadan hukum perseroan terbatas (PT ) yang akan diberi kewenangan  menggali dana penyelenggaraan turnamen.  PT terebut nantinya harus akuntabel dan transparan sehingga bisa diakses semua anggota. Rizal memang bukan orang baru di dunia golf. Pria yang berdomisili di Bandung dan sedang merancang lapangan golf Arcamanik ini sudah mengenal golf sejak usia muda.  Menjadi anggota Perhimpunan Golf Bandung  sejak 1970-an dan sebelum terjun ke pro, ia juara turnamen amatir Indonesia Master Championship di Pondok Indah pada 1998.

Berita Terkait