12 June 2019 20:31 WIB
Oleh : aba

Keith Thurman: Manny Pacquiao Bisa Ditebak & Bisa Dikalahkan

Keith Thurman.

KEITH Thurman tak meragukan apa yang akan ia dapatkan saat berjumpa dengan petinju dan legenda hidup Manny Pacquiao pada 20 Juli di Las Vegas.

Thurman (29-0, 22 KO), 30 tahun, adalah pemegang sabuk gelar kelas welter terlama saat ini. Ia merebut gelar WBA dengan kemenangan KO atas Diego Chaves pada 2013.

Ia sudah mempertahankan gelar delapan kali. Ia mengunifikasi gelarnya dengan sabuk WBC setelah menang angka split atas Danny Garcia.

Lilitan cedera, termasuk harus menjalani operasi siku kanan memaksanya menjauhi ring selama dua tahun. Ia kembali naik ring Januari 2019 dalam duel keras melawan Josesito Lopez.

Mulai bertinju sejak sekolah dasar di Clearwater, Florida, Thurman ditangani pelatih pertamanya, Ben Getty. Ia mencatat prestasi amatir luar biasa.

Getty telah meninggal dunia, memang. Tapi, Thurman masih membawa gaya tinju dan pelajaran hidup dari Getty di manapun ia naik ring bersama pelatih Dan Birmingham. Power pukulannya membuatnya dijuluki ‘One Time’. Sekali kena pukulan telaknya, lawan pun terkapar.

Dengan speed, power, dan skill sangat mumpuni, Thurman merupakan lawan paling berbahaya yang akan dihadapi Hall of Famer Pacquiao.

Pemenang duel ini layak disebut raja kelas welter –Thurman pemegang sabuk WBA super, sementara Pacquiao WBA regular.

“Saya benar-benar bergairah menyambut peluang pertarungan yang lama saya tunggu,” kata Thurman. “Waktunya tepat sekarang. Saya berterima kasih untuk itu.”

“Ini kehormatan bisa berada satu ring dengan Manny Pacquiao. Menyenangkan kembali ke MGM Grand sebagai pay-per-view pertama saya bersama FOX Sports.”

“Manny Pacquiao bisa dikalahkan. Ia pernah kalah. Ia favorit penonton dan legendaris.”

“Buat saya, taktik tinjunya bisa ditebak. Ia bertarung menyeruak dan Anda bisa ambil keuntungan dari itu. Anda Cuma harus menghargai powernya.”

“Tapi, saya yakin dengan gerakan saya, atletisisme saya, dan pengetahuan ring saya. Semua itu akan menghadirkan sesuatu yang belum pernah ia lihat sebelumnya di tinju.”

Berita Terkait