12 June 2019 06:32 WIB
Oleh : aba

Lionel Messi Atlet Paling Kaya, Mayweather Jr Terpelanting di Luar 100 Besar

LIONEL Messi, striker Barcelona dan Argentina, mengenyahkan nama eks petinju lima kali juara dunia Floyd Mayweather Jr sebagai atlet paling kaya dalam 12 bulan terakhir seperti data yang dirilis Forbes.

Messi, yang mencetak 36 gol dan membawa Barcelona merebut trofi La Liga musim ini, meraup 127 juta dolar AS (lebih dari Rp1,808 triliun atau persisnya Rp1.808.266.212.896 dengan kurs Rp14.238). Penghasilan itu diperoleh Messi dari gaji dan iklan. Ia menduduki posisi teratas dalam daftar 100 atlet paling kaya di dunia.

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo di posisi kedua dengan 109 juta dolar AS (Rp1,552 triliun), diikuti Neymar dari PSG dengan 105 juta dolar AS (Rp1,495 triliun). Petinju Meksiko Canelo Alvarez di posisi berikutnya dengan penghasilan 94 juta dolar AS (Rp1,338 triliun) dan di posisi 5 ada nama Roger Federer, petenis Swiss yang mengantongi 93,4 juta dolar AS (Rp1,329 triliun).

Ini daftar 5 Besarnya:
1) Lionel Messi ($127m)
2) Cristiano Ronaldo ($109m)
3) Neymar ($105m)
4) Canelo Alvarez ($94m)
5) Roger Federer ($93.4m)

Mayweather, yang berada di posisi teratas pada 2018 dan empat kali di posisi puncak selama 7 tahun terakhir, hanya meraih uang dari ekshibisi di Jepang, Desember lalu. Karena itu, namanya tak termasuk dalam daftar 100 Besar.

Para pemain bola basket NBA memasukkan 35 nama dalam 100 Besar, namun jumlahnya tak ada yang melebihi 89 juta dolar AS yang diraih LeBron James, forward Los Angeles Lakers. James berada di posisi 8.

Jika diukur dari cabang olahraga, sepakbola Amerika (football) memasukkan 19 nama, bisbol 15, dan sepakbola (soccer) 12 nama.

Sementara petenis wanita Serena Williams jadi satu-satunya wanita yang masuk daftar. Ia berada di posisi 63 dengan taksiran penghasilan 29,2 juta dolar AS (Rp415,775 miliar).

Menurut Forbes, mereka yang masuk daftar 100 Besar adalah atlet yang mampu meraup penghasilan paling sedikit 4 juta dolar AS, atau naik 5% dari daftar sebelumnya, 3,8 juta dolar AS.

Berita Terkait