11 June 2019 06:41 WIB
Oleh : eko

Marciano Norman Janji Solidkan KONI Pusat

LETJEN TNI (Purn) Marciano Norman mengajukan diri sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2024.

Mantan Ketua Pengurus Besar Persatuan Taekwondo Indonesia (PB PBTI) itu mendeklarasikan dirinya pada acara silaturahmi dengan sejumlah Ketua Cabang olahraga (cabor) di kawasan Jakarta, Senin malam, 10 Juni 2019.

Ada banyak program yang disuguhkan Marciano jika nanti terpilih sebagai Ketua KONI. Pertama, Marciano mengungkapkan betapa pentingnya kerja sama dan komunikasi yang intens antara KONI dengan cabor. Setelah itu, di tingkat pembinaan, Marciano bakal memperketat standarisasi pembinaan atlet usia muda.

"Jika Tuhan berkehendak dan merestui saya jadi Ketum KONI Pusat, saya akan memanggil semua cabor untuk berdiskusi dan menyepakati program menuju prestasi yang lebih baik. Tanpa kerja sama antara KONI dengan cabor, mustahil olahraga Indonesia bakal maju," kata Marciano.

 

"Indonesia selama ini punya prestasi luar biasa, bulutangkis, panahan, angkat besi selalu menyumbangkan medali di setiap event seperti SEA Games, Asian Games bahkan Olimpiade," sambungnya.

Adapun di program sarana dan prasarana, Marciano akan berusaha menciptakan sarana yang memiliki standar internasional di sekolah-sekolah maupun di kampus. "Maaf, jangan sampai kesalahan kita waktu PON di Kalimantan Timur (2008), terulang lagi. Dana besar dikeluarkan untuk sarana tapi setelah PON tidak dijaga dan digunakan," ucapnya.


Lebih lanjut, Marciano mengklaim dirinya telah mendapatkan batas minimal untuk mencalonkan diri sebagai Ketua KONI Pusat yaitu dukungan 21 cabor dari 67 yang terdaftar. "Khusus untuk KONI Daerah, dari 34 yang tersebar di Indonesia, sebagian besar juga telah memberikan dukungannya kepada saya. Mudah-mudahan ini mendapatkan restu dari Tuhan, dan saya dapat memajukan olahraga Indonesia," harapnya."Selain itu, di kampus-kampus, misalkan Universitas Indonesia sarana olahraganya ditingkatkan untuk kejuaraan internasional. Bahkan, bila perlu kita buat di Indonesia ini universitas khusus olahraga," jelasnya.

Marciano Norman bukanlah satu-satunya orang yang bakal mencalonkan diri untuk menjadi Ketua KONI 2019-2024. Sejauh ini, sudah ada dua nama lainnya yaitu Wakil Ketua umum KOI dan mantan CEO Sriwijaya FC, Muddai Maddang dan Mayor Jenderal (purn) TNI AD Hendardji Supandji. Adapun Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornalub) KONI 2019 baru akan digelar pada Juli 2019. Saat ini, posisi pucuk kepemimpinan KONI Pusat dipegang oleh Tono Suratman.

Berita Terkait