16 May 2019 06:08 WIB
Oleh : aba

Aneh, IBF Perintahkan Canelo Duel Wajib Lawan Derevyanchenko

FEDERASI Tinju Internasional (IBF) memerintahkan juara kelas menengah [72,57kg] WBC/WBA/IBF Saul Canelo Alvarez bertarung mempertahankan gelar melawan Sergey Derevyanchenko –itu menurut Mike Coppinger.

Kedua belah pihak diberikan waktu 30 hari untuk melakukan negosiasi sebelum IBF mengambil langkah lelang.

Derevyanchenko, 33 tahun, gagal dalam upayanya merebut gelar IBF melawan Daniel Jacobs, petinju yang kemudian kalah dari Canelo. Kini, Derevyanchenko mendapatkan peluang kedua.

Belum jelas apakah Canelo mau meladeni Derevyanchenko atau tidak. Jika tidak, ia kemungkinan melowongkan gelarnya. Sebab, Canelo sendiri kini berpeluang melakukan trilogi melawan mantan raja kelas menengah Gennady Golovkin.

Opsi yang nampaknya diambil Canelo adalah bertarung melawan juara kelas menengah WBO Demetrus Andrade. Atau, bisa juga ia naik ke kelas menengah super untuk bertarung melawan juara WBA super Callum Smith.

Di atas kertas, duel-duel ini jauh lebih menarik dan bisa mendatangkan keuntungan besar, termasuk bagi DAZN yang sudah mengontrak Canelo.

Sedikit aneh juga buat IBF yang sepertinya terburu-buru meminta Canelo bertarung melawan Derevyanchenko. Pasalnya, baru 4 Mei lalu ia merengkuh sabuk IBF dari pinggang Jacobs. IBF sepertinya sengaja menempatkan Canelo pada posisi harus memutuskan mau bertarung atau melowongkan gelar.

Derevyanchenko sendiri sempat jadi lawan wajib buat Golovkin tahun lalu. Golovkin menolak bertarung melawan Dereyanchenko dan memilih melowongkannya. Derevyanchenko akhirnya dipertemukan dengan Jacobs untuk perebutan gelar lowong. Dan kalah.

Derevyanchenko kemudian berjumpa Jack Culcay, April, di Minneapolis. Ia menang angka. Oleh IBF, duel itu dijadikan sebagai eliminasi untuk juara kelas menengah IBF. Nampaknya, Derevyanchenko sangat dimanjakan IBF.

Berita Terkait