14 May 2019 15:18 WIB
Oleh : aba

Rashida Ellis, Petinju Wanita AS dengan Masa Depan Cerah

PEMBALASAN dendam itu jadi terasa manis bagi Rashida Ellis, petinju No 1 USA Boxing kelas ringan female yang kini sudah menggenggam tujuh medali kejuaraan nasional.

Bulan lalu, Ellis yang kini tengah mengarahkan pandangnya ke Olimpiade 2020, mengalahkan rivalnya asal Brasil, Beatrize Ferreira di babak kualifikasi Pan American.

Ferreira adalah lawan yang mengalahkanya di Strandja Tournament di Sofia, Bulgaria. Keduanya kemungkinan akan bertemu lagi di Pan American Games di Lima, Peru, 27 Agustus – 2 September. Bisa jadi juga di Olimpiade 2020 di Tokyo.

“Saya punya peluang melakukan rematch untuk kekalahan di Bulgaria,” kata Ellis, 23 tahun. “Rasanya saya menang di pertarungan pertama. Saya tahu ia menekan saya, dan saya melawan. Ia tampil dominan. Ia petarung hebat, tapi saya tahu kelemahannya. Saya tahu bagaimana menguasai diri saya.”

“Saya sangat berskill, dan tangguh. Saya senang bermain taktis, tapi saat membombardir lawan, saya lakukan. Saya lolos di Kualifikasi Olimpiade, Desember lalu di Salt Lake City. Saya merebut emas di sana, dan terpilih sebagai Oustanding Female Boxer.”

Rashida bermain football di sekolah dasar dan menengah, namun kamudian kerap terlibat perkelahian. Ayahnya, Ronald, mengirimkannya ke sasana tinju bersama kedua kakaknya, Ronald Jr dan Rashidi di kota kelahirannya di Lynn, Massachusetts.

“Saya dijauhkan dari bola sebagai hukuman,” ia membeber. “Tapi, sejak awal saya suka tinju.”

Rashida mengantongi rekor amatir 70-5 dan masuk satu di antara petinju teratas di kelasnya. Ia sudah merengkuh emas di tujuh kejuaraan nasional.

“Saya ingin ke pro sejak usia 18, tapi ayah melarang. Saya akan pindah ke pro setelah Olimpiade 2020 dan tinggal di Los Angeles bersama kakak tertua saya, Ronald. Los Angeles banyak petinju tangguh,” katanya.

“Dulu tinju kurang mendapat kesempatan tampil di tv dan kualitas mereka juga kurang bagus,” tambahnya.

“Kini berbeda. Ada juara-juara dunia seperti Chalessa Shields, Katie Taylor, dan Amanda Serrano. Mereka bertarung seperti pria.”

Berita Terkait