23 April 2019 17:09 WIB
Oleh : aba

Perempuan-perempuan Milenial Sumsel Berebut Gelar di Turnamen Boling Perwosi

SEMARAK dan meriah, suasana inilah yang tampak dari pelaksanaan Fun Women Bowling (FWB) Competition 2019 di arena boling Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (21/4).

Kompetisi digelar Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Perwosi sekaligus Hari Kartini. Kompetisi yang kali pertama digelar di Sumsel dan diinisiasi Ketum Perwosi Sumsel ini diikuti perempuan Sumsel dari berbagai kalangan dan lapisan umur.

"Kegiatan ini kami harapkan membangkitkan semangat olahraga perempuan-perempuan di Sumsel khususnya pecinta dan peminat boling," ungkap Ketua Umum Perwosi Sumsel, Thia Yufada.

Ketua TP PKK Muba ini menyebutkan, kegiatan seperti ini akan menjadi pelopor kompetisi olahraga khusus kalangan perempuan di Sumsel.

Wanita Inspiratif Sumsel 2018 ini menambahkan, venue boling di JSC Palembang ini merupakan salah satu venue boling terbaik di dunia.

"Harus kita manfaatkan sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumsel. Saat ini di dunia hanya ada 3 fasilitas olahraga boling dengan standar terbaik, yaitu di Dubai dan Azerbaijan, yang terbaru adalah di JSC Palembang.”

“Apalagi, meski berkelas internasional,  di venue boling JSC ini biaya latihan dan bermain sangat murah. Dengan biaya hanya Rp50 ribu untuk tiga kali game, masyarakat Sumsel sudah bisa bermain," ujar mantan presenter Metro TV tersebut.

Istri Bupati Muba Dodi Reza ini menambahkan, ia bersama seluruh jajaran pengurus Perwosi Sumsel berharap ke depan akan muncul atlet-atlet boling perempuan dari Sumsel yang mampu meraih juara baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Saat ini di Sumsel ada Elsa Maris peboling perempuan peraih medali emas Para-Games 2018, nah ke depan Perwosi Sumsel akan meningkatkan potensi bibit atlet muda perempuan di boling untuk dapat meraih juara di kancah nasional maupun internasional.”

Sementara itu, Plt Ketua Umum KONI Sumsel, Dhennie Zainal, menyebutkan kegiatan FWB Competition 2019 ini sangat bagus dan memotivasi.

“Perwosi Sumsel luar biasa, kegiatan ini pertama di Sumsel dan menjadi pelopor untuk membangkitkan semangat olahraga perempuan di Indonesia khususnya di Sumsel," terangnya.

"KONI Sumsel sangat mengapresiasi FWB Competition 2019 ini. Sangat positif dan akan menjadi pemecut semangat untuk selalu hidup sehat dengan berolahraga," tandasnya.

Kompetisi sendiri diikuti 73 peserta dari PLN, Bank Indonesia, Bukit Asam, Bhayangkari Polda Sumsel, Perbosi, Pitstop Club dan peserta umum lainnya. Peserta terdiri atas kategori usia 15-18, usia 19-30, usia 31-40, dan usia 41.

Pemenang kategori usia 15-18 tahun:
 1. Tarisa Putri (Rp2.500.000),
2. Dwi Anugrah CP (Rp2.000.000),
3. Dittari (Rp1.500.000),
4. Nafisyah Maharani (Rp950.000),
5. Amalia Wardani (Rp750.000),
6. Aurelia Tjoa (Rp500.000)

Kategori usia 19-30 tahun:
1. Kinanti Qurnia (Rp2.500.000),
2. Juventia (Rp2.000.000.00),
3. Farida Iriani (Rp1.500.000),
4. Mira Gazzela (Rp950.000),
5. Nadia Ulfa Erlangga (Rp750.000),
6. Desi Permata Sari (Rp500.000)

Kategori usia 31-40 tahun:
1. Selly (Rp2.500.000),
2. Rosdiana (Rp2.000.000.00),
3. Nilawati Zulkarnain (Rp1.500.000),
4. Ade Fitriani (Rp950.000)

Kategori usia 40 tahun:
1. Lia Mardi (Rp2.500.000),
2. Yetty (Rp2000.000.00),
3. Menik (Rp1.500.000),
4. Elies Yunita (Rp950.000),
5. Zubaidah (Rp750.000),
6. Dewi Erwin (Rp.500.000)

Pelaksanaan FWB Competition 2019 dihadiri Ketua Bhayangkari Polda Sumsel Nilawati Zulkarnain, Perwakilan Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel, Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Sumsel, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Drs Badaruzzaman, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz , Bagian Humas dan Bagian Protokol Setda Muba.

Berita Terkait