07 April 2019 21:43 WIB
Oleh : eko

Terkendala Ban Avila Bahar Posisi 3 ITCR ISSOM 2019

PEBALAP anyar ABM Motorsport, Avila Bahar belum mendapatkan hasil terbaik pada seri pertama Indonesia Sentul Series Of Motorsports (ISSOM) 2019 di Sirkuit Sentul Internasional, Minggu (7/3).

Avila yang turun di kelas Indonesia Touring Car Race (ITCR), harus puas menempati podium ketiga di balapan tersebut. 

 

Pebalap berusia 16 tahun ini mengaku sudah berusaha keras untuk mendapatkan kemenangan. Namun, kecepatannya mulai berkurang karena masalah ban. 

Hasilnya, Avila finis pada peringkat tiga dengan catatan waktu 22 menit 49,877 detik. Capaiannya itu kalah dari dua pebalap Toyota Team Indonesia Dharma Manoppo yang menjadi juara dengan selisih 20,083, dan Demas Agil di podium kedua. 


Meski begitu, Avila tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, ia sudah berjuang secara maksimal dan mencoba mempertahankan posisinya dari pebalap Master Alvin Bahar di posisi keempat. Namun, ia sukses menjaganya dengan baik hingga lap terakhir. 

“Saya sudah berusaha keras menjaga posisi saya. Meski sempat turun, saya berhasil mengambil posisi tiga. Bahkan, saya sempat berpeluang untuk mengejar posisi kedua. Namun, waktu tidak cukup untuk merebutnya karena balapan sudah tersisa kurang dari dua lap,” Avila, mengungkapkan.

Di sisi lain, Alvin Bahar mengaku cukup puas bisa berada di peringkat keempat. Padahal, dia mengawali balapan dari posisi 13 setelah menjalani kualifikasi yang kurang baik. Ketika itu, ayah dari Avila ini, mengaku mengalami masalah dengan mesin yang tidak terlalu baik. Sehingga, dia pasrah harus memulai dari peringkat terakhir. 

 

“Saya mempertimbangkan ganti mesin untuk balapan ini. Namun, mesin cadangan itu tidak 100 % sama dengan sebelumnya. Hanya, pertimbangan saya, kecepatan sedikit pelan, tapi bisa finis dari pada cepat tapi bermasalah di pertengahan balapan. Tapi jika kita punya mesin yang baik posisi tiga mungkin bisa saya raih,” sambungnya.

 

Yang jelas, Alvin mengaku optimistis menjalani balapan ISSOM pada tahun ini. Ia pun sangat menyambut seri kedua dengan rasa percaya diri. Pasalnya, pembalap berusia 45 tahun itu akan menggunakan mesin 2019 yang dinilainya agar lebih baik dibandingkan 2018. Dia pun semakin bersemangat untuk menjalani seri kedua yang akan berlangsung pada Juni mendatang. 

 

“Pada seri pertama ini, saya masih menggunakan mesin 2018, dan hanya kalah 0,4 detik dari Harry Dharma. Sedangkan mesin baru kan minimal setengah detik. Jadi misalnya menggunakan mesin baru dan Toyota tidak ada peningkatan, kami yakin bisa menang pada seri kedua nanti,” Alvin, menegaskan.

Berita Terkait