22 March 2019 13:31 WIB
Oleh : eko

BLISPI Pecat Manajer Timnas U15 & Pilih Firman Utina Sebagai Pelatih

BLISPI menggelar pertemuan dengan Deputi III Kemenpora untuk membahas soal Timnas U15 yang dipersiapkan mengikuti kejuaraan di Portugal dalam event Iber Cup Cascias Portugal pada 1-7 Juli mendatang.

Dalam pertemuan Jumat (22/03) pihak BLISPI dan Menpora sebenarnya juga  memangil melalui surat resmi Manajer Timnas U15, Ray Gustavson Manurung. Tapi, dalam pertemuan itu Ray Gustavson Manurung tidak hadir.

Inti dari pertemuan itu, (BLISPI) tetap pada keputusan semula terkait posisi Firman Utina sebagai Kepala Pelatih Timnas Pelajar U-15. Jadi hingga saat ini belum ada perubahan soal posisi Firman Utina.

Hal itu ditegaskan Ketua BLISPI Subagja Suihan kepada wartawan usai pertemuan secara internal dengan manajemen Timnas Pelajar U-15 di PPIKON Kemenpora Jakarta, Jumat,(22/3).

Gambar mungkin berisi: 12 orang, termasuk Mansur Akune, orang tersenyum, orang berdiri dan dalam ruangan

Seperti sudah pernah diberitakan sebelumnya, ada upaya dari manajemen Timnas Pelajar U-15 melakukan perubahan tanpa koordinasi dengan BLISPI sebagai perpanjangan tangan Kemenpora dalam hal pembinaan sepakbola usia dini.

Posisi Firman Utina sebagai kepala pelatih oleh manajer timnas pelajar U-15 Ray Manurung digantikan Aples Tecuari yang sebelumnya sebagai asisten pelatih. Selain itu Ray Manurung secara diam-diam telah melakukan pengurangan pemain padahal masih dalam tahap seleksi.

Kondisi ini jelas membuat BLISPI murka dan geram. BLISPI pun mengancam akan memecat manajer Timnas Pelajar U-15 Ray Manurung. Semestinya sebagai Manager Timnas Pelajar U-15, Ray Manurung memperesentasikan hasil pengurangan pemain dalam forum dan pemain yang masuk seleksi timnas pelajar adalah pemain yang mengikuti kejuaraan piala menpora kemarin, di luar itu tidak boleh.Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruangan

Laporan itu akan di pertanggung jawabkan betul kepada Menpora melalui BLISPI dengan berkordinasi dengan manager, agar bersama dalam penyampaian Kemenpora atau tidak bisa sepihak.

BLISPI bersama 34 Provinsi secara serentak akan mengevaluasi kinerja Manajer Timnas Pelajar U-15 yang diwakili oleh Koordinator DIY, Jevry Manaha.

Ancaman  BLISPi untuk memecat Manager Timnas Pelajar U-15 ini memang dikhawatirkan akan mengganggu kinerja timnas pelajar yang dipersiapkan mengikuti kejuaaraan Iber Cup Cascias Portugal pada tanggal 1-7 Juli 2019

Dalam pertemuan ini BLISPI dan Menpora memangil Manajer Timnas Pelajar U-15 terkait  ada pelanggaran yang dilakukan oleh sang manager.

Berawal muncul masalah internal dalam tahap awal penyeleksian dimulai dari tim talentscouting, Pengurangan Pemain dan pelatih kepala sudah mulai ketidak cocokan nya antara manager dan Blispi (Badan liga sepakbola pelajar Indonesia )

Hal itu berdampak luas hingga sudah tidak harmonis kembali dalam pembentukan tim pelajar saat ini, dalam mengelola timnas pelajar bukan hanya tahun ini saja, tapi sudah berjalan 6 tahun terakhir berjalan tanpa ada kendala tahun sebelumnya dan itu dilakukan sesuai tugas dan tupoksi nya masing masing.

BLISPI (Badan Liga sepakbola pelajar Indonesia ) dalam hal ini yang bertangung jawab secara keseluruhan baik secara tekhnis dan non tekhnis atas persiapan panjang timnas pelajar, berhak mengingatkan apa bila ada sesuatu yang menjadi terkendala maka komunikasi kepada blispi atau sebaliknya manager bisa lakukan, untuk mencari solusi jalan keluar terbaik

Apabila satu diantaranya baik manager atau BLISPIi terjadi masalah maka, harus ada kesepakatan dan bentuk pertangung jawaban melalui forum kesepakatan awal, guna utk mencari solusi.

Baik BLISPI dan manajemen timnas pelajar harus berjalan seirama dengan mencapai tujuan yang sama ini membawa timnas pelajar ini sukses. BLISPI adalah bagian dari tangan kanan Kemenpora yang harus bertanggung jawab dalam persiapan panjang timnas pelajar dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini.

Tidak bisa melakukan sesuatu tanpa koordinasi dengan BLISPI agar tidak terjadi masalah di lapangan. Kemenpora akan menegur BLISPI apabila ada sesuatu masalah dalam persiapan panjang pembentukan tim pelajar.

 

 

 

 

 

untuk memediasikan kepaKemenpora terkait ada pelanggaran yang di lakukan oleh Manajer Timnas  U15  dalam hal mempersiapkan pembentukan kerangka tim melalui seleksi yang semula berjumlah 88 Pemain, dan pemain ini berasal dari seluruh penjuru tanah air yang pernah dan wajib mengikuti kejuaraan sepakbola pelajar U14 kemenpora, itu syarat utamanya.

Berawal muncul masalah internal dalam tahap awal penyeleksian dimulai dari tim talentscouting, Pengurangan Pemain dan pelatih kepala sudah mulai ketidak-cocokan nya antara manager dan Blispi (Badan liga sepakbola pelajar Indonesia )

 

Hal itu berdampak luas hingga sudah tidak harmonis kembali dalam pembentukan tim pelajar saat ini, dalam mengelola timnas pelajar bukan hanya tahun ini saja,  tapi sudah berjalan 6 tahun terakhir berjalan tanpa ada kendala tahun sebelumnya dan itu dilakukan sesuai tugas dan tupoksi nya masing masing. 

Blispi (Badan Liga sepakbola pelajar Indonesia ) dalam hal ini yang bertangung jawab secara keseluruhan baik secara tekhnis dan non tekhnis atas persiapan panjang timnas pelajar, berhak mengingatkan apa bila ada sesuatu yang menjadi terkendala maka komunikasi kepada blispi atau sebaliknya manager bisa lakukan,  untuk mencari solusi jalan keluar terbaik

Apabila satu diantaranya baik manager atau blispi terjadi kendala maka,  harus ada kesepakatan dan bentuk pertangung jawaban melalui forum kesepakatan awal, guna utk mencari solusi. 

Kita sama berjalan namun tdk terlepas dari kordinasi kepada blispi,  krna berawal rekomendasi itu melalui badan liga sepakbola pelajar indoneaia bukan yang lain,  setelah itu d laporkan bersama blispi kepada kemenpora

Blispi adalah bagian dari tangan kanan kemenpora yang harus bertanggung jawab dalam persiapan panjang timnas pelajar dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini,  tidak bisa melakukan sesuatu tanpa kordinasi kepada blispi agar apa, saling mengingatkan dan mengindahkan dalam pembentukan baik seleksi maupun tekhnis lainya


Kemenpora akan menegur blispi apa bila ada sesuatu masalah dalam persiapan panjang pembentukan tim pelajar,  tidak semena mena kepada manager,  karena atas rekomendasi bliapi manager bisa membantu persiapan tim pelajar

Semoga kt sama sama sadar dan mengetahui perjalan sejarah blispi dalam mempersiapkan timnas pelajar indonesia tanpa ada kepentinggan dan menggangu jalan nya seleksi. 

Pada dasarnya kt hrs tau apa tugas dan kewajiban kita, baik Blispi sebagai tangan kanan kemenpora dalam pembentukan timnas pelajar,  Manager sebagai bagian dari tim,  pelatih dan official.

Dari situ kita akan mengerti mana saja batasan batasan kt dalam mengelola secara profesional, kita blispi barangkai ada kesalahan wajib di ingatakan begitu pun sebaliknya. Agar dalam persiapan sekaligus pembentukan tim semata mata adalah demi merah putih bukan kepentinggan dan menjadikan ini sebagai prestasi bangsa dan negara Jelas Subagja Suihan Pendiri BLiSPI pada Wartawan, di kantor Menpora 
(20/03).

Blispi dalam hal ini tetap akan menunjuk Firman Utina sebagai Pelatih Timnas Pelajar U15 dan Manager harus memperesentasikan hasil pengurangan pemain dalam forum dan pemain yang masuk seleksi timnas pelajar adalah pemain yang mengikuti kejuaraan piala menpora kemarin, di luar itu tidak boleh.

Laporan itu akan di pertanggung jawabkan betul kepada menpora melalui blispi dengan berkordinasi dengan manager, agar bersama dalam penyampaian kemenpora atau tidak bisa sepihak. 

Ditambah 34 provinsi serentak dalam keputusanya mengevaluasi kinerja manager sekarang yang di wakili oleh Kordinator DIY Jogya, Jevry Manaha.

Berita Terkait