21 March 2019 16:18 WIB
Oleh : aba

Kata Breazeale, Duel Lawan Wilder adalah Tiket Emasnya Menuju Rematch dengan Joshua

SOAL rasa percaya diri, tanya saja Dom inic Breazeale. Lihat saja bagaimana ia melihat rencana duelnya melawan juara kelas berat WBC Deontay Wilder, 18 Mei. Ia menyebut pertarungan ini sebagai tiket emasnya (golden ticket) untuk rematch denga juara WBA/IBF/WBO/IBO Anthony Joshua.

Sepanjang kariernya, Breazeale memang baru satu kali kalah. Itu terjadi ketika ia bertarung melawan Joshua, Juni 2016. Ketika itu, Breazeale kalah TKO ronde 7.

Sejak itu, ia mencatat tiga kemenangan. Di tangan pelatih Virgil Hunter, Beazeale merasa layak bahkan yakin bisa menang atas Wilder dan menantang Joshua untuk lakukan rematch.

Menurut Breazeale, waktu Wilder banyak tersita oleh negosiasi-negosiasi tak berujung dengan Joshua. Atau juga dengan rematch yang batal melawan Tyson Fury.

“Di kem, fokus Anda harus tinju, bukan jaring tv, atau deal yang harus Anda teken. Jika ia meremehkan saya (dan terus terlibat dengan gonjang-ganjing rencana duel lawan Joshua), ia harus membayarnya,” kata Breazeale.

“Saya senang jika ia meremehkan saya, karena saya ingin ia mengira saya berjalan di sebuah kebun, jadi kejutannya sebesar kebutuhan yang akan datang pada Sabtu malam.”

Breazeale masih ngotot melakukan rematch dengan Joshua. Tapi, ia tak berharap bisa mendapatkan peluang itu sebelum menggeser Wilder dan melakukan rematch sebagai seorang juara juga.

“Saya tahu tiket emas saya untuk mendapatkan rematch adalah dengan merebut sabuk WBC. Karena itu saya siap menggoyang pertunjukan, mendidikan malam.”

“Di sisi lain, saya mendapatkan bonus untuk beberapa celoteh buruk di antara kami pada masa lalu (dengan Wilder), saya akan menjatuhkannya di kanvas.”

Berita Terkait