21 March 2019 11:17 WIB
Oleh : eko

Hendra/Ahsan Persilahkan Pemain Muda Masuk Pelatnas Cipayung

GANDA ALL England Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengaku tidak mau kembali menjadi atlet pelatnas PBSI. Pasangan yang akrab disapa The Daddies merasa lebih fokus setelah memutuskan menjadi atlet profesional pada awal 2019 silam.

Ahsan/Hendra mengatakan ingin memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda untuk menjadi atlet pelatnas PBSI. Namun, keduanya menegaskan tetap berjuang membawa nama Indonesia di level internasional.

"Kalau menurut saya, lebih fokus seperti sekarang saja (profesional). Di pelatnas biar yang lebih muda-muda saja. Jadi kita tetap berjuang juga," kata Hendra.

"Kalau beban sama saja, tapi kita tidak mau terlalu memikirkan hal itu," sambung Ahsan.

Ahsan/Hendra memutuskan untuk keluar dari pelatnas pada Januari 2019. Meski begitu, keduanya tetap berlatih di pelatnas PBSI, Cipayung sampai saat ini.

Selama berkarier sebagai pebulutangkis profesional, penampilan Ahsan/Hendra terbilang cukup mengesankan. Mereka mampu tembus babak final Indonesia Master 2019 sebelum akhirnya dikalahkan kompatriotnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan 17-21, dan 11-21, Januari silam. 

Ahsan/Hendra akhirnya mampu meraih gelar juara pertama sebagai pemain profesional saat berlaga di ajang All England 2019. The Daddies sukses menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 11-21, 21-14, dan 21-12 pada partai final.

Keberhasilan menjadi juara All England 2019 membuat Ahsan/Hendra kebajiran bonus. Selain uang tunai dari turnamen, mereka juga mendapat bonus dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp240 juta yang sudah dipotong pajak.

Teranyar, Ahsan/Hendra juga mendapat bonus dari klubnya masing-masing PB Djarum dan PB Jaya Raya. Mereka mendapat bonus masing-masing uang tunai senilai Rp200 juta serta voucher Rp25 juta dari Tiket.com. 

Berita Terkait