12 January 2019 11:05 WIB
Oleh : eko

Tim Paracycling Puas Hasil ATC 2019

PELATIH  paracycling Indonesia, Fadillah Umar, mengaku bersyukur dengan hasil yang ditorehkan anak asuhnya pada gelaran Asian Track Championship (ATC) 2019. Dimana, atlet paracycling Tanah Air mampu meraih lima medali dengan rincian satu perak, satu perak, dan tiga perunggu. 

Umar merasa, hasil tersebut cukup membuatnya terkejut. Pasalnya, ia mengatakan, National Paralympic Committe (NPC) memutuskan untuk meliburkan para atletnya selama 2 bulan pascagelaran Asian Para Games 2018 Oktober silam. 

Oleh karena itu, Umar menjelaskan, para atlet memiliki persiapan yang sangat minim untuk berlaga di ATC 2019. Mengingat, para pebalap ini baru memilih latihan pada 26 Desember lalu. 

"Kita bersyukur di event ini kita masih bisa mendulung medali, walaupun persiapan kurang pasca Asian Para Games kemarin," kata Umar saat ditemui di Velodrome, Jakarta.

Lebih lanjut, Umar menyampaikan, awalnya tidak menargetkan medali di ajang ATC 2019. Dia mengungkapkan, hanya ingin catatan waktu para atlet tidak jauh berbeda dengan gelaran Asian Para Games 2018. 

Meski dia tidak menampik ingin tetap menampilkan yang terbaik pada event ATC 2019. Mengingat, kejuaraan balap sepeda ini memiliki poin yang cukup besar untuk bisa merebut satu slot ke Olimpiade dan Paralimpiade 2020 Tokyo. 

"Tahun ini kan kita nanti target yang utama multi event Asean Para Games (2020) di Filipina, kalau event ini saya pengin atau paracycling Indonesia punya mimpi lah supaya ada salah satu atlet kita yang tembus di Paralimpiade (2020) di Tokyo," lanjut Umar. 

"Tapi untuk ke sana masih banyak pertandingan yang harus dijalani, karena syaratnya enam besar Asia. Itu jatah Asia untuk tampil di Paralimpiade Tokyo," terangnya. 

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, atlet paracycling Indonesia mampu meraih satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu di ATC 2019. Dimana medali emas berhasil dipersembahkan Fadli Imammuddin yang turun di nomor 4.000 meter individual pursuit putra klasifikasi C4-C5. 

Sementara medali perak berhasil direbut Sri Sugiyanti bersama pilotnya ni'Mal Magfiroh di nomor individual 3000 meter persuit putri klasifikasi B. Sri sukses merebut medali perak setelah mencatatkan waktu 4 menit 07,889 detik. 

Sedangkan, tiga medali perunggu diraih Sri Sugiyanti (sprint putri klasifikasi B), Sufyan Saori (4.000 meter individual klasifikasi C4-C5), dan Triagus Arief Rachman (3.000 meter individual pursuit klasifikasi C1-C3).

Berita Terkait