22 September 2018 12:16 WIB
Oleh : aba

[China Open 2018] Ginting ke Final, Kali Pertama buat Indonesia Sejak 2007

ANTHONY Sinisuka Ginting akhirnya memecah telur tunggal putra Indonesia yang tak pernah tembus ke final China Open menurut catatan sejak 2007 atau tak pernah jadi juara China Open sejak Alan Budikusuma pada 1994.

Ginting ke final setelah mengalahkan wakil Cina Taipei, Chou Tien Chen, 12-21, 21-17, 21-15, Sabtu (22/9).

Kemenangan ini sekaligus jadi pembalasan Ginting setelah kalah di semifinal Asian Games 2018 dari pemain yang sama.

"Pastinya saya tidak mau kejadian di Asian Games terulang. Saya akan pelajari lagi permainan kami di Asian Games, saya akan coba menikmati permainan dan bagaimana mengatur pikiran saya. Sekarang saya mau fokus untuk recovery dan bersiap untuk pertandingan besok," kata Ginting sehari sebelum pertandingan.

Hal itu dibuktikan Ginting di laga semifinal kali ini. Meski kalah cukup mudah di game pertama, ia mampu menutup dua game berikutnya dengan kemenangan.

Prestasi ini tentu saja membanggakan karena sejak 2007 Indonesia memang tak pernah menempatkan pemain di final China Open. Prestasi terbaik di tunggal putra diraih Simon Santoso yang lolos ke semifinal 2011 namun kemudian kalah dari Chen Long.

Saat itu, Chen Long jadi juara setelah mengalahkan Lin Dan.

Di China 2008, Ginting menghantam Lin Dan di babak pertama, kemudian menghajar pemain No 1 Dunia Viktor Axelsen di babak kedua, dan mempermalukan Chen Long di perempat final.

Di final 2018, Ginting masih menunggu lawan dari pertandingan antara Kento Momota, pemain Jepang unggulan 3 dan Shi Yuqi, pemain Cina unggulan 2.

Semoga laga final tak jadi antiklimaks buat Ginting.

Berita Terkait