22 July 2018 08:56 WIB
Oleh : aba

Untuk Berburu Bellew, Usyk Bahkan Siap Naik ke Kelas Berat

Oleksandr Usyk.

OLEKSANDR Usyk, 31 tahun, sah dan tak terbantahkan kini raja kelas penjelajah (90,72kg). Ia juara WBC dan WBO. Kemenangan atas Murat Gassiev di final World Boxing Super Series 1 di Moskow, Sabtu (21/7), ia melengkapi sabuknya dengan gelar WBA dan IBF.

Gassiev tampil agresif di awal ronde. Di usia 24 ia nampak beringas. Namun, faktanya ia tak ditunjang persiapan fisik memadai. Di ronde-ronde berikutnya ia nampak lelah dan Usyk berbalik tampil dominan. Tak aneh, meski baru 15 kali naik ring, peraih emas Olimpiade London 2012 ini jadi raja di kelasnya.

Kini, ia menginginkan Tony Bellew, juara emeritus WBC.

Sebelumnya, Bellew memang juara kelas penjelajah WBC setelah merebut gelar lowong dalam duel melawan Ilunga Makabu pada Mei 2016. Ia kemudian mempertahankan gelar melawan BJ Flores dengan KO ronde 3 di Liverpool, Oktober 2016. Setelah itu, Bellew menyandang emeritus karena naik ke kelas berat dan dua kali bertarung melawan David Haye. Ia menang TKO ronde 11 pada Maret 2017 dan menang TKO ronde 3 dalam rematch pada Mei 2018.

Karena itu, rasanya kurang sah sabuk gelar WBC di pinggang Usyk tanpa berjumpa dengan Bellew.

Tony Bellew

Namun, Bellew sendiri nampaknya kurang tertarik. Pasalnya, ia menginginkan duel yang bisa mengeruk banyak uang, sementara berjibaku melawan Usyk terlalu riskan. Apalagi tanpa bayaran menggiurkan.

Meski begitu, Usyk belum putus asa. Ia, bahkan, siap naik ke kelas berat jika Bellew ogah turun lagi ke kelas penjelajah.

Usyk kini memang tengah bersemangat. Di World Boxing Super Series, ia mencatat kemenangan atas Marco Huck di perempat final dan Mairis Briedis di semifinal. Briedis adalah juara WBC setelah Bellew naik ke kelas berat.

Dan, Gassiev harus mengakui kehebatan Usyk di final. “Saya sudah bertarung dengan lawan-lawan terbaik,” kata Gassiev. “Saya lakukan yang terbaik, tapi hari ini adalah harinya Oleksandr.”

Berita Terkait