11 July 2018 17:29 WIB
Oleh : eko

Djarum Foundation Guyur Bonus Senilai Rp 600 Juta untuk Tontowi, Liliyana dan Kevin

 

TUAN rumah Indonesia  berhasil menyabet dua gelar melalui atlet-atlet PB Djarum di ajang Blibli Indonesia Open 2018. Di sektor ganda campuran, duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil menghapus catatan tak pernah menang di Istora Senayan dengan mengalahkan pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia.

Sementara di nomor ganda putra, The Minions  --julukan bagi pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon-- juga meraih medali emas usai sukses menumbangkan ganda putra Jepang Takuto Inoue/Yuki Kaneko.

Torehan prestasi ini terasa semakin istimewa karena satu dekade lamanya Indonesia tidak pernah menyabet dua gelar juara sekaligus di ajang Indonesia Open. Terakhir kali Indonesia meraih dua gelar ialah pada tahun 2008 lewat sektor tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro dan pasangan ganda putri Vita Marissa yang berduet dengan Liliyana Natsir. Bahkan, Indonesia pernah puasa gelar di ajang Indonesia Open pada tahun 2007, 2009, 2010, 2011, 2014, 2015, dan 2016.

Pada Blibli Indonesia Open 2018, baik Kevin/Marcus dan Tontowi/Liliyana berhasil menundukkan lawan-lawannya dengan dua game langsung. Di ganda putra, Kevin/Marcus menunjukkan kedigdayaannya di hadapan Inoue/Kaneko dengan poin 21-13, 21-16. Sementara pasangan Tontowi/Liliyana sukses membungkam Chan/Goh dengan 21-17, 21-8.

Atas prestasinya yang membanggakan dan mengharumkan Indonesia tersebut, Djarum Foundation kembali memberikan perhargaan bagi Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir senilai Rp 200 juta untuk masing-masing atlet sehingga total bonus yang diberikan Djarum Foundation sebesar Rp 600 juta. Guyuran bonus juga datang dari Blibli.com dengan memberikan voucher Rp 50 juta untuk masing-masing pemain.

“Apresiasi ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap kemajuan bulutangkis di Indonesia, sehingga diharapkan bisa melecut para pemain bulutangkis PB Djarum yang lainnya untuk bisa berprestasi di kancah bulutangkis dunia seperti Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir,” ucap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, saat seremoni pemberian penghargaan yang digelar di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7).

Tidak hanya memberikan bonus kepada para atlet, Djarum Foundation juga memberikan apresiasi kepada para pelatih yang telah mengasah kemampuan Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir sehingga bisa mengharumkan nama bangsa. Apresiasi yang diberikan berupa lemari es Polytron 2 pintu kepada Herry Irman Pierngadi, Aryono Miranat, Richard Mainaky dan Vita Marissa. Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan oleh tiket.com berupa voucher senilai Rp 5 juta ke setiap pelatih.

“Pemberian apresiasi kepada para pelatih ini karena kami menyadari di balik kesuksesan para atlet-atlet terdapat peran pelatih yang bekerja keras menempa bakat dan performa terbaik para atlet di lapangan. Terima kasih telah melahirkan para pebulutangkis yang dapat mengharumkan nama bangsa,” Yoppy menambahkan.

Sementara itu bagi Kevin, kemenangan di Indonesia Open seakan menegaskan supremasinya di persaingan papan atas bulutangkis dunia. Sebelum kemenangan di Indonesia Open ini, pada Maret 2018 Kevin terlebih dahulu berhasil menjadi kampiun di ajang All England 2018. Kevin tinggal memenangi China Open yang akan digelar pada September mendatang untuk merangkai hat-trick di kasta HSBC BWF World Tour Super 1000.

“Rangkaian kemenangan ini merupakan pendorong agar saya bisa semakin berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa melalui olahraga bulutangkis. Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan pelatih dan PB Djarum yang telah mengasah saya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga memperoleh hasil yang maksimal di lapangan,” ujar Kevin.

Di lain sisi, kemenangan ini juga terasa sangat manis bagi pasangan Tontowi/Liliyana. Selain mempertahankan gelar juara yang juga mereka peroleh tahun lalu di ajang yang sama, kemenangan ini juga meruntuhkan pandangan bahwa Owi/Butet tak pernah menang jika bertanding di Istora Senayan.

“Rasanya lega sekali bisa memberikan hasil terbaik di hadapan publik sendiri apalagi berhasil menghapus catatan tidak pernah menang di Istora. Sekarang sudah lunas, ini kemenangan yang sangat istimewa bagi kami,” ungkap Liliyana Natsir yang juga diamini oleh pasangannya, Tontowi Ahmad.

Baik Kevin, Tontowi dan Liliyana berterima kasih atas apresiasi yang telah diberikan Djarum Foundation. Mereka juga meyakini, kehadiran apresiasi seperti ini akan memberikan insiprasi dan dampak positif bagi pebulutangkis lainnya untuk bisa bekerja keras mengharumkan Indonesia.

Berita Terkait