11 July 2018 17:16 WIB
Oleh : eko

[Piala Dunia 201] Ini Alasan Ronado Pindah ke Juventus

SETELAH berminggu-minggu berita Cristiano Ronaldo bakal ke Juventus akhirnya terwujud pada Selasa 10 Juli 2018. Real Madrid rela melepaskan bintangnya itu berbaju Bianconeri -julukan Juventus- dengan harga 100 juta euro.


Seperti diketahui, pemilik lima gelar Balon d'Or itu telah mencetak 451 gol dalam 438 penampilan, bersama Los Blancos -julukan Real Madrid-. Bahkan selama sembilan musim, Ronaldo telah memenangkan 16 trofi di Santiago Bernabeu, termasuk dua gelar La Liga, dan dua mahkota Copa del Rey.
Ronaldo mengisyaratkan kemungkinan keluar setelah Real Madrid keluar sebagai juara Liga Champions musim 2017/2018. Ia mengatakan bahagia di Madrid, tapi ia berpikir untuk tetap bertahan.


"Sangat menyenangkan berada di Madrid. Dalam beberapa hari ke depan, saya akan memberikan jawaban (masa depan) kepada fans yang selalu berada di sisi saya," ujar Ronaldo usai final Liga Champions menghadapi Liverpool, 27 Mei lalu.


Klub raksasa Serie A, Juventus memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan tanda tangan kapten Portugal tersebut. Bahkan, Bianconeri siap memberikan gaji sebesar 30 juta per musim.


Lalu apa alasan Ronaldo meninggalkan Real Madrid dan memilih Juventus sebagai pelabuhannya. Padahal, apa yang diinginkannya bisa diraih bersama Sergio Ramos dan kawan-kawan.

1. Faktor usia
Tak perlu diragukan bahwa Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pemain yang paling bekerja keras dan tekun di planet Bumi ini, sesuatu yang telah membantunya mencapai puncak sepakbola dan ia bisa saja tetap tinggal dan meraih banyak hal bersama Real Madrid.


Namun, faktor usia juga menjadi perhitungan. Saat ini, Ronaldo berusia 33 tahun, usia ketika sebagian besar pesepakbola menjadi bayangan dari diri mereka sebelumnya dengan memasuki akhir dari karir mereka.
Meskipun Ronaldo telah menentang usianya dengan penampilan luar biasa, mantan megabintang Real Madrid itu menunjukkan kerja kerasnya di akhir musim 2017-18.


Dirinya tak ingin kalah bersaing dengan bintang-bintang muda El Real seperti Marco Asensio yang penampilannya semakin menanjak. Meninggalkan Bernabeu merupakan keputusan tepat.

2. Ronaldo Telah Dapatkan Segalanya di Spanyol


Ketika Cristiano Ronaldo bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2009, klub raksasa Spanyol itu hidup dalam bayang-bayang rival berat mereka, FC Barcelona. Kendati demikian, kesuksesan datang hingga memberikan dampak lewat usaha dan kerja keras yang diraih.


Selama sembilan tahun berseragam Real Madrid, Ronaldo sudah meraih segalanya. Tercatat, 16 gelar ia dapatkan dengan rincian, dua kali juara La Liga, dua kali Copa del Rey, dua kali Piala Super Spanyol, Empat trofi Liga Champions, tiga Piala Super UEFA, dan tiga Piala Dunia Antarklub.
Atas dasar di atas, kemungkinan besar adalah waktu terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Real Madrid.


3. Butuhkan Tantangan Baru


Jangan salah tentang hal ini, Ronaldo memiliki rasa lapar yang tak pernah puas untuk meraih sukses di segala lini. Karena itu lah, pelabuhannya ke Juventus menjadi tantangan baru sekaligus dunia baru bagi CR7.
Dengan pindah ke Turin, Ronaldo kini akan memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar Liga Champions dengan tiga klub berbeda. Selain itu, siapa yang tahu, kalau ia bisa memecahkan berbagai rekor lainnya di Serie A.

4. Sulit Menyenangkan Fans Real Madrid

 Ronaldo merupakan salah satu nama terbesar yang pernah bermain untuk Real Madrid. Namun, itu tidak menjamin dukungan penuh untuk mantan pemain Manchester United tersebut. Kerap beberapa kali dirinya dicemooh oleh para penggemarnya sendiri ketika bermain di Santiago Bernabeu.
Sorakan dari pendukung El Real itu membuat kesabaran Ronaldo habis. Bahkan dirinya mencoba menghentikan tindakan yang dilakukan itu, tapi tetap saja tak bisa.


Ini adalah fakta kalau penggemar Real Madrid sulit untuk dipuaskan. Berkaca pada masa lalu, setiap bintang datang pasti akan merasakan tekanan dari suporter, dan tampaknya itu bisa dimengerti.


Berbanding terbalik ketika Ronaldo bermain di Allianz Stadium saat menghadapi Juventus di Liga Champions musim 2017/2018.
Kala itu, dirinya membuat gol akrobatik dengan mengantarkan El Real menang 3-0. Aksinya itu membuat Juventini terperangah dan memberikannya applause. Dari sini CR7 berpikir, lebih baik dirinya berlabuh ke Juve, ketimbang mendapatkan sorakan atau cercaan dari fans klub yang dibelanya.
 

Berita Terkait