12 December 2017 04:59 WIB
Oleh : eko

Kemenpar Dukung Balap Sepeda Tour of Indonesia 2017

MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, bersama Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISI) Raja Sapta Oktohari me-lauching  Tour of  Indonesia (ToI) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin malam (11/12). 

Penyelenggaraan balap sepeda internasional yang akan melintasi 10 kabupaten/kotamadya  di 3 provinsi; Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali ini akan berlangsung pada 25-28 Januari 2018 dengan mengambil start awal dari Borobudur Magelang, Jawa Tengah  dan berakhir atau finish di  Denpasar, Bali. 

Event ToI 2018 yang mamadukan olahraga balap sepeda prestasi tingkat internasional dengan pariwisata  dikemas sebagai sport tourism    yang kali ini mengangkat  tema ‘The Ultimate Race is Back’   dimaksudkan untuk menghadirkan  kembali event Tour  of  Indonesia  sebagai  puncak  kompetisi  balap   sepeda multi etape di Indonesia. 

“PB ISSI dalam rangka meningkatkan  kualitas  penyelenggaraan  tour  di Indonesia,  kembali menghadirkan  ToI sebagai  puncak  kompetisi  balap   sepeda di Tanah Air,  setelah 7 tahun absen. Berbeda  dengan  edisi  Tour  d’Indonesia  (sekarang menjadi ToI) sebelumnya  dan  juga    tour lain di Tanah Tir, ToI 2018 akan masuk  dalam kategori 2.1, yang artinya  gelaran ini harus memenuhi standar  yang  lebih tinggi dibandingkan kategori 2.2 seperti  yang tercantum dalam regulasi  UCI,  sehingga Tour of Indonesia  akan  menjadi  satu-satunya gelaran dengan kategori  2.1 di Indonesia,” kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. 

Raja Sapta Oktohari  mengatakan, ToI 2018 sebagai event balap sepeda kelas dunia dengan katogori 2.1 UCI akan menghadirkan 17  tim  terdiri atas; 3 tim sebagai World Tour Team;  2 tim  sebagai Europe Continental Team; dan  15 tim Asian Continental Tour Team.

  “ToI 2018 menjadi showcase pariwisata Indonesia serta sarana promosi yang efektif   karena setiap etape yang akan dilalui dirangkai sedemikian rupa melewati obyek wisata untuk mempromosikan keindahan budaya dan panorama Indonesia,” kata Sapta Oktohari  . 

Menpar Arief Yahya mengapresiasi acara peluncuran event ToI 2018 yang akan mengawali pelaksanaan 100 premier event  sebagai Calender of  Evet  Wonderful (CoE WI) yang akan berlangsung selama satu tahun penuh pada 2018.

  “ 2018 kita memiliki dua event besar yaitu Asian Games dan Annual Meeting IMF-WB akan menjadi momentum  untuk mendulang banyak wisman serta mengenalkan destinasi wisata Indonesia,” kata Arief Yahya. 


Menpar Arief Yahya menjelaskan, untuk menyambut kehadiran puluhan ribu atlet,  official, dan suporter dari 45 negara  di ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang Kemenpar bersama industri pariwisata dan dinas pariwisata daerah menyiapkan paket wisata (pre-on-post event) di sejumlah destinasi antara lain;  Palembang, Banten, Bandung,  Bali, dan Lombok. Begitu juga untuk menyambut event pertemuan IMF-World Bank (Annual Meeting IMF World Bank) dengan 15.000 delegasi dari 189 negara anggota yang terdiri dari para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral  telah disiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan 6 destinasi Bali beyond  yakni Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba dan Banyuwangi. 


Menpar Arief Yahya mengatakan, penyelenggaraan event sport tourism khususnya balap sepeda internasional membawa dampak langsung pada ekonomi masyarakat setempat,  selain media value dari pemberitaan media yang menarik para sponsor. Hal ini  pernah dilakukan PT Telkom menjadi sponsor utama dalam event Speedy Tour de Indonesia dengan rute Jakarta-Denpasar berlangsung dari tahun  2005 hingga 2011. 


Selama 4 hari berlangsungnya ToI 2018 para pebalap akan unjuk kekuatan untuk menjadi juara dalam 4 etape; Hari pertama (25/1/2018); start dari Magelang (Boyolali, Surakarta, Karanganyar) finish di Madiun  sejauh 191 km. Hari kedua (26/1); start dari Madiun (Nganjuk, Jombang, Singosari) finish di  Prigen 211km. Hari ketiga (27/1);  start dari Probolinggo (Balangsari, Jember, dan Genteng) finish di Banyuwangi  198 km. Hari keempat (28/1); start dari Gilimanuk (Seritit, Bedugul, Badung) finish di Denpasar 155 km. 


Sebanyak 17 tim yang akan ikut dalam ToI 2018 adalah; World Tour Team ( Uae Team Emirates/UAE,  Bahrain Merida/BRN, dan Asiana Pro Team/KAZ); Europe Continental Team (Sangemini/ITA dan  Aviludo Louletano/POR); dan  Asian Continental Tour Team (KFC Cycling Team/INA, PGN Cycling Team/INA , ACC Cycling Team/INA, Terengganu Cycling Team/MAS,  Team Sapura Cycling/MAS,  Dishgaman Cycling Team/IRI,  Tabriz Shahdary Team/IRI,  LX Cycling Team/KCR,  Kinan Cycling Team/JPN, Thailand Continental Cycling Team/THA, St. George Continental Cycling Team/AUS, dan Isowhey Sports Swiss Wellness/AUS).   

Berita Terkait