07 December 2017 11:20 WIB
Oleh : aba

[Asian Games 2018] Venue Boling Menunggu Sertifikasi Internasional

MENJELANG perhelatan Asian Games 2018, Panitia Provinsi Sumsel terus melakukan perbaikan, baik infrastruktur hingga pembenahan kawasan Jakabaring Sport City (JSC), salah satunya venue boling bertaraf Internasional.

“Khusus venue boling yang dimulai sejak April sudah memasuki tahap finishing dan siap mendapat sertifikasi venue dari tim Delegasi Teknik Federasi Internasional Boling FIQ,” kata, Ketua Panitia Lokal Asian Games sekaligus Asisten Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Najib, Selasa (5/12).

Ia menjelaskan, sarana boling yang dibangun bersebelahan dengan venue menembak sudah sesuai rekomendasi dari Persatuan Boling Indonesia (PBI) yang mempertimbangkan ketahanan terhadap iklim di Indonesia.

“Sarana boling untuk Asian Games yang dimaksud adalah pembangunan 40 line boling beserta sarana pendukung Bowling Centre, untuk saat ini semuanya lengkap, tinggal menunggu Delegasi Teknik Federasi Internasional Boling FIQ untuk mendapat sertifikasi, setelah itu barulah direncanakan akan menggelar tes event,” ujarnya.

Lebih lanjut Najib mengatakan, untuk menggelar pertandingan boling harus melalui banyak tahapan salah satunya sertifikasi dari FIQ, diperkirakan memakan waktu 2-3 bulan sebelum pelaksanaan Asian Games, karena akan ada uji coba arena.

“Jika dinyatakan memenuhi standar FIQ maka arena boling Sumsel layak menyelenggarakan Asian Games,” tambahnya.

Pembangunan venue di lahan komplek olahraga Jakabaring itu ditargetkan selesai 10 bulan terhitung sejak April 2017. Tetapi sebelum waktunya selesai, tahap pembangunan venue tersebut sudah mencapai beres.

“Pengebutan pembangunan venue boling ini karena adanya aturan FIQ, yang mengharuskan semua sarana dan prasarana selesai 2-3 bulan sebelum peyelenggaraan Asian Games 2018,” tandasnya.

Berita Terkait