29 November 2017 10:41 WIB
Oleh : aba

Alex Noerdin: Insya Allah Sudah Nggak Bau Cat

VENUE BOLING JAKABARING. (Foto: Sportanews.com/Aba)

GUBERNUR Sumatera Selatan Alex Noerdin tak bisa menjawab berapa persen kesiapan venue-venue Asian Games di Palembang.

“Persentase hari ini berbeda dengan kemarin karena kami kerjakan 24 jam dengan tiga shift,” kata Alex kepada wartawan dalam acara Media & Journalist Forum yang diikuti ratusan wartawan dalam dan luar negeri, Senin (27/11) malam.

“Yang pasti. Insya Allah nanti pada saat digunakan sudah nggak bau cat. Olimpiade di Brasil kemarin kan masih ada bau cat.”

Alex juga memberikan presentasi kesiapan Palembang sebagai tuan rumah sekaligus menceritakan kawasan Jakabaring yang pada tahun 1990-an disebut sebagai area ‘jin buang anak’ dan sejak 2010 disulap menjadi kawasan olahraga yang eksotis karena tak meruntuhkan lanskap alamiah secara total.

Asyiknya, Alex juga mengiringi presentasinya di Hotel Aryaduta itu dengan lantunan karaoke lagu You Rise Me Up milik Josh Groban. Acara dihadiri perwakilan media dari negara-negara Asia dan sekitar 91 wartawan nasional. Total sekitar 178 wartawan mengikuti acara in, termasuk Sportanews.com.

Acara sendiri dibuka di Jakarta pada pagi hari oleh Erick Thohir, Ketua KOI dan Ketua Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc). Pada siang hari, setelah acara kunjungan venue di Jakarta dibatalkan, para wartawan diberangkat ke Palembang.

"Kami memastikan perwakilan media mendapatkan layanan memadai selama penyelenggaraan Asian Games, karena media berperan penting untuk meningkatkan arti penting multievent ini," katanya.

Acara di Jakarta antara lain juga diisi dengan paparan Linda Wahyudi, Direktur Broadcasting mengenai masterplan penyiaran Asian Games.

Acara juga dihadiri Tony Mariadass, Member of OCA Media Committee.

AREA MENEMBAK YANG MASIH DIRAPIKAN.  (Foto: Sportanews)

"Ini kesempatan besar bagi media Asia untuk melihat sejauh mana kesiapan Jakarta dan Palembang dalam menggelar event besar Asia ini," kata Tony.

Sayangnya memang masa kunjungan terbilang singkat. Di Palembang, wartawan hanya berkesempatan mengunjungi Wisma Atlet (Athlete Village), venue menembak, dan venue boling.

Venue menembak nampaknya 30 persen lagi beres karena mengalami perombakan di area menembak target disesuaikan dengan aturan Asia/Internasional. Sementara arena boling tengah dirapikan 40 lintasan. Penyelesaian masih sekitar 40 persen lagi.

LINTASAN BOLING.   (Foto: Sportanews.com)

Venue lain, seperti dibeberkan Alex, kemungkinan beres akhir Desember, sementara Light Railway Transit (LRT) yang merupakan transportasi pendukung dari bandara ke Jakabaring Sport City (JSC), Tennis Convention Hall, dan Rowing akan selesai sekitar Februari-Juni 2018.

"LRT kemungkinan selesai Februari 2018. Perlu tiga empat bulan untuk conditioning, sementara mulai beroperasi pada Juni 2018," ujar Alex.

"Tennis Convention Hall selesai akhir Mei atau awal juni 2018,” katanya pula.

Tennis Convention Hall bakal memiliki atap buka-tutup. Bangunan tersebut multifungsi. Bukan hanya untuk menggelar tenis, tapi juga konser, rapat besar, atau kegiatan lain yang melibatkan hingga 7.000 orang.

“Kami juga membangun venue Rowing yang merupakan terbaik di dunia. Di dunia lho," tandasnya.

Begitu semua beres, kata Alex, Palembang akan jadi kota paling cantik di Indonesia.

Tony Mariadass, meskipun cuma melihat sekilas, meyakini Palembang, seperti Jakarta, siap menggelar Asian Games.

“Sembilan bulan lagi Asian Games digelar, saya kira mereka siap. Mereka (Palembang) punya pengalaman menggelar berbagai event internasional di sini. Tidak masalah,” kata Tony kepada Sportanews.com.

Acara kunjungan venue di Palembang dilaksanakan sejak pagi hari. Namun, karena harus mengejar pesawat ke Jakarta, cuma tiga venue yang bisa disambangi wartawan.

Terbang dengan pesawat Garuda, rombongan juga sempat mengalami delayed 1 jam sehingga kunjungan venue di Jakarta pada Selasa (28/11) petang pun tak maksimal. Apalagi, polisi yang mengawal rombongan juga tak mengetahui jalan menuju Wisma Atlet di Jakarta.

Akibatnya, hari keburu gelap dan hanya Wisma Atlet yang bisa dikunjungi wartawan.

Jakarta menyiapkan 10 tower Wisma Atlet yang kemungkinan bisa menampung 16 ribu orang lebih.

Asian Games sendiri kemungkinan akan diikuti sekitar 9.500 atlet, tak kurang dari 3.500 awak media (Cina sendiri kabarnya akan mengutus lebih dari 300 wartawan), 2.500 dari OCA (Komite Olimpiade Asia), lebih dari 5.500 delegasi teknis.

Asian Games mempertandingan 40 cabang olahraga, sebagian di antaranya dilaksanakan di Palembang seperti sepakbola, basket, tenis/soft-tenis, voli, kano/kayak, dayung, menembak, triathlon, sepak takraw, panjat tebing, dan boling.

Berita Terkait