14 September 2017 20:18 WIB
Oleh : eko

Yayuk Basuki Berbagi Pengalaman dengan Petenis Cilik

LEGENDA tenis putri Indonesia Yayuk Basuki berharap bakal ada lagi penerus dirinya yang bakal mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Itu ia sampaikan kepada 27 petenis cilik dalam acara coaching clinic WTA Future Stars, Kamis (14/9).

Tujuh peserta di antaranya adalah murid Akademi Tenis Yayuk Basuki dan sisanya anak yatim piatu Yayasan Rumah Piatu Muslimin.

Yayuk yang merupakan brand ambassador WTA Finals Legend, dalam acara tersebut membagi pengalamannya selama dia menjadi petenis nasional di era 1980an-1990an.

"Selama couching clinic, saya ditemani legenda tenis Asia, Tamarine Tanasugarn. Kami ajari cara bermain tim dan taktik. Mereka juga dilatih kerja samanya," kata Yayuk yang pernah bercokol di peringkat sembilan ganda dan 19 tunggal dunia itu.

Yayuk berharap, coaching clinic tersebut dapat memberi semangat para peserta dan berujung menggairahkan kembali olahraga tenis yang sekarang tengah lesu. Sementara Tanasugrn yang merupakan petenis asal Thailand, berharap tidak hanya tenis Indonesia saja yang diharapkan kembali berjaya, juga Asia Tenggara pada umumnya.

"WTA Future Stars yang sebelumnya telah berlangsung di Bangkok dan Hyderabad, India ini adalah bagian dari platform regional untuk mempromosikan tenis di antara anak-anak kawasan Asia Pasifik. Diluncurkan sejak 2014 di 12 negara Asia Pasifik, sekarang 21 negara juga di Indonesia. Kami berusaha keras memunculkan bibit unggul baru di olahraga tenis," katanya.

Ketua Bidang Pertandingan PP PELTI Susan Soebakti mengaku senang ada acara seperti WTA Future Stars.

Menurutnya menjadi kehormatan bagi Indonesia menjadi tuan rumah acara tersebut. "Kami gembira bahwa petenis junior Indonesia bisa menikmati pengalaman tak ternilai dan akan terinspirasi langkah para legenda tenis dalam meniti karir kelak," ucap Susan. 

Berita Terkait