04 September 2017 11:52 WIB
Oleh : eko

Raih 4 Perunggu, Tenis Meja Tatap Asian Games 2018 & SEA Gamea 2019

KEBERHASILAN cabang olahraga tenis meja meraih empat medali perunggu di SEA Games 2017 di Malaysia sungguh di luar dugaan.

Karena selama ini banyak yang meragukan Vicky Supit dan kawan-kawan bakal  meraih medali karena induk organisasi olahraga ping pon ini dalam kondisi konflik atau dualisme.

" Hasil ini sungguh diluar dugaan. Saya bangga dengan perjuangan  atlet tenis meja di SEA  Games kali sini," ujar Ketua PP PTMSI, Oegroseno, Senin(4/9).


Ia menambahkan, hasil ini juga  merupakan buah dari program pembinaan yang berjalan dengan  baik. Terbukti, skuad tenis meja di SEA Games kali ini rata-rata berusia dibawah 12 tahun.

" Setelah ini kami akan fokus ke Asisn Games. Kami akan mengagendakan try out ke luar negeri," kata mantan wakapolri ini.
Sementara manager tim Hanif Rusdji mengatakan tenis meja sudah memenuhi target yang diinginkan. 

"Dibandingkan SEA Games  2013  yang tanpa medali, hasil  kali ini jauh lebih baik dengan empat medali perunggu." ungkap Hanif. 


Ia mengungkapkan, Pelatnas tenis mejja sendiri baru dimulau pada  bulan Februari 2017. Kemudian melakukan  pemantapan di Karang Anyar 3 bulan dan  try out ke ke juaraan asia di Vietnam dan  Kejuaraan dunia di Jerman. " Terakhir seluruh atlet kami kirim  selama 1 bulan ke China.   Program disana  bukan program latian biasa, tapi setiap hari disuguhi latian tanding," katanya.


Lebih lanjut Hanif mengatakan, setelah SEA Games pihaknya akan tetap melakukan evaluasi melalui progam promosi dan degradasi. Sebab, hasil SEA Games ini merupakan batu loncatan untuk Asian Games dan SEA Games 2019 di Filipina.

Berita Terkait