13 August 2017 19:29 WIB
Oleh : eko

PT BBI Hargai Keputusan CLS Knight

KEPUTUSAN klub CLS Knights Surabaya yang menyatakan mundur dari kompetisi Indonesia Basket League (IBL) musim 2017/18. Mendapat respons dari publik basket nasional.

Terkait hal ini, sejumlah opsi pun tengah diupayakan agar salah satu tim basket elite Indonesia ini mengurungkan niatnya. Dan menyikapi kondisi ini, PT Bola Basket Indonesia (BBI) selaku pemegang hak pengelolaan kompetisi IBL pun langsung memberikan tanggapan.

Menurut Direktur IBL Hasan Gozali, keinginan CLS atau beberapa klub basket Indonesia lainnya untuk bisa mempertahankan status mereka sebagai yayasan sama sekali tidak menjadi persoalan.

Hanya saja, pengelolaan sebuah klub yang berkompetisi di IBL nantinya tetap harus berada di bawah sebuah perusahaan berpayung hukum tetap.

''IBL sama sekali tidak memaksa para klub yang bentuknya yayasan ini berubah menjadi PT. Sah-sah saja bila mereka tetap mempertahankan status sebagai yayasan, tapi klub yang ikut di IBL wajib dikelola oleh PT. Itu kan artinya yayasan bisa saja membentuk sebuah PT untuk mengelola klub yang ikut dalam kompetisi IBL,'' jelas Hasan, dilansir situs resmi IBL.

"Karena bila ingin disebut sebagai sebuah klub ataupun liga profesional, kita tentunya juga harus mulai concern pada urusan legal formal, dan ini menjadi dasar atau landasan kita untuk bisa terus maju ke depan,'' tambahnya.

PT BBI menyebut bahwa kendala yang dialami CLS terkait peraturan yang mewajibkan klub IBL untuk berbadan hukum, akan tetap terus dilaksanakan seperti yang telah PT BBI sosialisasikan sejak setahun silam.

 

Berita Terkait