07 August 2017 19:12 WIB
Oleh : eko

Karate Usulkan Wasit Profesional di SEA Games Malaysia

TIM  Karate Indonesia akan manfaatkan sisa waktu menjelang perhelatan SEA Games 2017 dengan mempertajam latihan teknik.

Itu berkaitan dengan target dua medali emas yang harus dibawa pulang ke Tanah Air pada SEA Games Malaysia, 19-31 Agustus mendatang. 


Upaya memenuhi target itu, kata Manajer Tim Karate SEA Games 2017, Zulkarnaen Purba tidak gampang. Pasalnya, faktor non teknis patut diperhitungkan apalagi karateka Indonesia bertanding di Malaysia yang selama ini menjadi musuh berbuyutan di pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara. 


“Kami harus mengantisipasi faktor nonteknis. Apa itu? Contohnya, perwasitan. Ini kita kan tanding di kandang musuh bebuyutan, jadi kita harus waspada meski ada tiga wasit asal Indonesia,” kata Manajer Tim Karate Indonesia Zulkarnaen Purba, Senin (7/8).


Untuk memastikan pertandingan berlangsung fair, kata Zulkarnaen, timnya nanti akan berangkat lebih awal atau tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Tujuannya, agar bisa mengikuti technical meeting yang digelar pada 20 Agustus 2017.

“Di technical meeting nanti, kami harus tau apa-apa saja yang harus diperhatikan sekaligus mengingatkan agar wasit bisa profesional,” tegasnya. 


Tim Karate Indonesia akan berangkat pada 19 Agustus atau tepat saat hari pembukaan SEA Games 2017. Sehari setelah technical meeting, para karateka akan ditimbang berat badannya.

Kemudian menjalani pertandingan. Tim Karate Indonesia yang diperkuat 20 atlet terdiri dari 12 putra dan 8 putri akan tampil di nomor kata dan kumite. 


“Vietnam dan Thailand akan jadi rival terberat. Tapi, karate kan olahraga tidak terukur, jadi sulit diprediksi. Malaysia, juga masuk daftar lawan yang harus diwaspadai karena mereka tuan rumah. Mereka akan mati-matian menang terutama saat bertemu dengan karateka Indonesia,” katanya. 

Berita Terkait