25 February 2017 09:28 WIB
Oleh : aba

[Le Tour de Langkawi 2017] Loh Sea Akan Berjuang Merebut Gelar Mulai Etape 5

Loh Sea Keong punya ambisi besar.

SEMPAT tak membalap sepanjang 2016, pebalap sepeda Malaysia Loh Sea Keong (Thailand Continental Cycling Team) ingin menebusnya di Le Tour de Langkawi (LTdL) 2017. Di tiga etape yang sudah dilewati, Loh Sea agresif melakukan breakaway didorong keinginan memenangkan etape.

 

Pada 21 lomba berkelas UCI 2.HC sebelumnya, baru satu pebalap Malaysia yang merebut etape, Anuar Manan pada 2010. Loh Sea ingin menambah statistik itu pada 2017.

“Saya coba melepaskan diri dan mungkin suatu hari nanti akan terjadi gap besar untuk bisa memenangkan etape,” kata pebalap berusia 30 ini kepada Cyclingnews setelah finis Etape 3 di Pantai Remis, Jumat (24/2).

“Ini bergantung siapa yang melakukan break (melepaskan diri), tapi sayangnya hari ini berakhir dengan hanya tiga pebalap dengan kemampuan lebih kecil untuk bisa mencapai final.”

“Jika kami punya beberapa pebalap dengan engine lebih besar, mungkin kami bisa mewujudkannya. Ini juga bergantung pada apakah peleton ragu-ragu atau mereka benar-benar ingin melakukan sprint berombongan. Hari ini (Jumat), mereka rupanya ingin terjadi sprint rombongan (bunch sprint).”

Loh Sea dan partner breakaway-nya (melepaskan diri dari rombongan besar pebalap), Stepan Astafyev (Vino Astana Motors), tertangkap di 4km menjelang finis etape 3. Jakub Mareczko (Wilier Triestina) dari Italia akhirnya jadi pemenang pada sprint berombongan itu.

Etape Queen di Etape 4, Sabtu (25/2), di mana pebalap akan mengakhiri lomba di Dataran Tinggi Cameron, Loh Sea agaknya akan lebih banyak mengistirahatkan kakinya dan membiarkan GC (pimpinan klasemen, Ryan Gibbons dari Dimension Data), berjuang merebut gelar. Mulai Etape 5, Loh Sea akan coba bertarung lagi mewujudkan impiannya memenangkan Etape.

“Mungkin pada Etape Queen saya bisa istirahat dan agak jauh dari garis finis,” katanya. “Ini kehormatan bertanding di negeri sendiri. Saya sudah membalap dengan beberapa tim sepanjang karier saya dan masih menginginkan kemenangan etape di kandang sendiri. Itu cita-cita saya,” papar Loh Sea.

Membalap pro sejak 2006 bersama tim Marco Polo, Loh Sea pindah ke OCBC Singapura pada 2012 dan kemudian mendapatkan kontrak dari Argos-Shimano. Loh Sea jadi satu-satunya pebalap Asia Tenggara yang berada di tim top tier.

Pada 2014 ia pindah ke tim continental, Continental SEG Racing. Tahun ini ia mengerek bendera Thailand Continental Cycling Team dan menyandarkan harapannya bersama tim ini untuk memenangkan etape.

“Saya cukup bahagia dengan apa yang saya lakukan saat ini. Saya kembali dan membalap di Asia lagi setelah meninggalkan Eropa dua tahun lalu,” kata pebalap juara Jelajah Malaysia 2013 ini.

“Saya absen tahun lalu. Tahun ini banyak jadwal yang kami rencanakan. Kami akan meraih peluang baik di lomba UCI 2.2 maupun UCI 2.HC.”

Berita Terkait