Jumat, 9 Desember 2016 06:09
Dilihat : kali | Oleh : eko

3 Pecatur Berpeluang Raih Norma MI

TIGA pecatur Indonesia di bagian putra berpeluang untuk meraih Norma International Master (MI) dalam kejuaraan catur Japfa International Master Tournament yang berlangsung di Novotel Jalan Gajahmada Kamis (8/12) malam.

Itu disampaikan oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia), Kristianus Liem di selah-selah pertandingan babak keenam. Ketiga pecatur yang berpotensi meraih Norma MI masing-masing, Yoseph Teolifus Taher, Novendra Priasmoro, dan Jodi Azarya Setyadi.

Ketiganya telah meraih masing-masing 3,5 poin dari enam babak yang diselesaikan. Masih tersisah 5 babak lagi. Menurut Kristianus Liem, untuk meraih Norma Master Persyaratannya ada dua.

Pertama, ketiganya harus dapat meraih 6 poin dari hasil pertandingan 9 babak. Persyaratan kedua, dalam 9 babak yang dimainkan, mereka harus sudah bertarung melawan tiga pecatur yang eloratingnya lebih tinggi, dan gelarnya juga lebih dari dirinya.

Dari hasil enam babak yang sudah dimainkan ternyata tiga pecatur ini masing-masing sudah bertemu dengan pecatur yang elorating dan gelarnya lebih tinggi dari mereka. Tinggal sekarang dari sisa tiga babak hingga babak kesembilan ketiganya harus dapat meraih 2,5 poin, untuk menggenapi poin 6 pada babak kesembilan.

"Kita berharap dalam pertandingan babak ketujuh yang akan dimainkan Jumat (9/12) ketiganya bisa memetik kemenangan," kata Kristianus Liem.

Menurut Kristianus Liem hal ini memungkinkan karena sisa lawan yang akan dihadapi ketiganya umumnya eloratingnya di bawah, dan gelarnya sama dengan ketiganya yakni masih bergelar Fide Master (FM).

"Hasil yang sudah mereka peroleh hingga selesai babak keenam pada Kamis (8/12) malam, ketiga pecatur ini sudah memperoleh poin yang memungkinkan mereka bisa meraih Norma MI,"ngkapnya lagi.

Dalam rangka mendapatkan Norma Master ini, Yoseph Teolifus Taher didampingi ayahnya, Taher berjanji mulai babak ketujuh dalam pertandingan Jumat (9/12) ini, ia akan bertarung all out, yaitu tidak mau lagi bertanding dengan gaya positional, tetapi akan agresif menyerang. Sebab, kata Yoseph, selama ini ia gunakan bertanding positional ternyata hasilnya remis lebih banyak dibandingkan menang. Untuk mengejar Norma Master satu-satunya jalan harus agresif menyerang katanya.

 

BACA JUGA